Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dorong Pemulihan Sektor Wisata, SMF Biayai Pengembangan Homestay

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF kembali merealisasikan Program Kemitraan Pembiayaan Homestay, sebagai bagian mendukung Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) khususnya di sektor pariwisata daerah.
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 02 Oktober 2020  |  15:57 WIB
Logo PT Sarana Multigriya Finansial (Persero). - Istimewa
Logo PT Sarana Multigriya Finansial (Persero). - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF kembali merealisasikan Program Kemitraan Pembiayaan Homestay, sebagai bagian mendukung Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) khususnya di sektor pariwisata daerah.

Kali ini lokasi pengembangan berada di di Desa Kemuning, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. SMF dalam kerja sama ini berperan sebagai pemberi pembiayaan homestay kepada Masyarakat di Desa Kemuning, Kecamatan Ngargoyoso, Karanganyar, Jawa Tengah melalui BUMNDes.

Adapun, total pembiayaan yang disediakan oleh SMF untuk pengembangan di destinasi wisata di desa tersebut sebesar Rp2,250 miliar.

Direktur SMF Trisnadi Yulrisman mengatakan bahwa ini bagian dari komitmen SMF untuk ikut mendukung Program PEN yang dicanangkan oleh pemerintah khususnya di sektor pariwisata, melalui pembiayaan homestay.

"Sebagai Special Mission Veehicle (SMV) Kementerian Keuangan RI, di tengah pandemi ini SMF berkomitmen untuk dapat memberikan manfaat yang lebih luas. Terkait itu SMF siap untuk dan didayagunakan untuk dapat mendorong kembali pertumbuhan sektor pariwisata yang sejalan dengan program pemerintah dalam memulihkan kondisi ekonomi nasional," kata Tris dalam keterangannya, Jumat (2/9/2020).

Beliau juga berhadap kerja sama dapat menjadi sarana pengambangan potensi wisata di Kabupaten Karanganyar, yang kedepannya dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan taraf hidup masyarakat serta mendukung Program PEN.

Lebih lanjut Trisnadi menyebut bahwa program pembiayaan homestay ini dapat memberikan dampak dari sisi sosial, di mana pembiayaan homestay dapat meningkatkan kualitas aspek kesehatan, pendidikan, pekerjaan, kekayaan, tingkat pendapatan, kualitas hidup, perdagangan, dan kesadaran masyarakat terhadap lingkungannya.

"Kami meyakini bahwa bergeraknya homestay di Desa Kemuning ini akan menjadi salah satu pendorong bergeraknya sektor pariwisata. Selain itu, penyaluran pembiayaan bagi homestay juga akan menumbuhkan potensi ekonomi baik bagi pemilik homestay maupun masyarakat sekitar,” tambah Trisnadi.

Komitmen ini telah direalisasikan melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara SMF dan BUMDes Desa Kemuning yang ditandatangani oleh Direktur SMF Trisnadi Yulrisman, dan Direktur BUMDes Kemuning Makmur Joko Sugiarto, pada Kamis (1/10/2020).

Penandatanganan tersebut disaksikan Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Budhi Arie Setiadi, Kepala Desa Kemuning Widadi Nur Widyoko, dan Ketua Yayasan Menuju Indonesia Emas (YMIE) Marsudi Wahyu Kisworo.

Program Pembiayaan Homestay merupakan salah satu program penugasan khusus kepada SMF dari Pemerintah. Sepanjang tahun 2019, SMF telah bersinergi dengan para pemangku kepentingan dalam merealisasikan Program Kemitraan berupa Program Pembiayaan Homestay di Destinasi Pariwisata Prioritas (DPP) yang terletak di Jawa Tengah, DIY Yogyakarta, dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

multifinance pembiayaan perusahaan pembiayaan
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top