Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bertahan Selama Pandemi, Begini Strategi Bank DBS Indonesia

Corporate Banking Director PT Bank DBS Indonesia Kunardy Lie mengatakan perseroan sangat mengadalkan segmen korporasi dan masih tetap optimis bahwa penyaluran kredit bank dapat tumbuh positif hingga akhir tahun ini sekitar 3% sampai 4% sesuai dengan harapan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
M. Richard
M. Richard - Bisnis.com 09 Oktober 2020  |  06:51 WIB
Nasabah tengah antre ATM DBS Bank - Bloomberg.com
Nasabah tengah antre ATM DBS Bank - Bloomberg.com

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank DBS Indonesia optimistis penyaluran kredit perseroan pada tahun ini masih tumbuh positif meskipun ada banyak tantangan akibat pandemi virus corona.

Corporate Banking Director PT Bank DBS Indonesia Kunardy Lie mengatakan perseroan sangat mengadalkan segmen korporasi dan masih tetap optimis bahwa penyaluran kredit bank dapat tumbuh positif hingga akhir tahun ini sekitar 3% sampai 4% sesuai dengan harapan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

"Perhitungan kemungkinan resesi dan pemulihan perekonomian global tetap ada. Namun, bisnis perbankan korporasi Bank DBS di Indonesia tumbuh positif," katanya dalam acara group interview dengan Bank DBS Indonesia, Kamis (8/10/2020)

Kunardy menyampaikan perseroan fokus pada pengembangan partner ekosistem dan konektivitas nasabah-nasabah korporasi. Dengan ini, Bank DBS Indonesia dapat memberikan pelayanan yang lebih maksimal kepada nasabah dan membantu nasabah meningkatkan skala bisnisnya. Hal ini salah satunya diwujudkan melalui optimalisasi layanan supplier payment system, distributor financing, dan lainnya.

Selanjutnya, perseroan meningkatkan layanan cash management, terutama DBS RAPID sebagai solusi digital yang menyediakan berbagai skema yang inovatif dan dapat memenuhi kebutuhan spesifik dari nasabah.

"Bank DBS Indonesia juga melakukan pendekatan terhadap nasabah korporasi yang bergerak di bidang e-commerce dan financial technologies," sebutnya.

Lebih lanjut, Kunardy menyampaikan perseroan juga melakukan beberapa inisiatif baru untuk meningkatkan pendapatan komisi melalui usaha bersama dengan unit bisnis terkait seperti Treasuri, Kustodian, GTS, Sindikasi, dan lain-lain.

Adapun, DBS IDEAL dan DBS RAPID adalah Real Time Application Programming Interface milik DBS. Program ini mengintegrasikan proses terkait pembayaran, piutang, dan pencarian informasi tentang alur kerja bisnis nasabah, memfasilitasi transaksi bisnis di jaringan serta ekosistem nasabah.

Layanan ini memungkinkan nasabah dapat melakukan kegiatan perbankan korporasinya hanya dari rumah dan mengurangi paparan interaksi fisik.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perbankan kredit dbs
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top