Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

KoinWorks: UMKM yang Punya Aktivitas Ekspor-Impor Sudah Mulai Bangkit

Berdasarkan interview KoinWorks dengan para borrower, diketahui bahwa perkembangan ekonomi global saat ini diharapkan dapat membuka kesempatan lebih besar lagi bagi mereka untuk dapat memasarkan produknya ke lebih banyak negara.
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 16 November 2020  |  14:23 WIB
Karyawan menunjukan aplikasi KoinWorks saat meluncurkan KoinP2P di Jakarta, Kamis (20/2 - 2020).
Karyawan menunjukan aplikasi KoinWorks saat meluncurkan KoinP2P di Jakarta, Kamis (20/2 - 2020).

Bisnis.com, JAKARTA - Penyelenggara teknologi finansial peer-to-peer lending (fintech lending) PT Lunaria Annua Teknologi atau KoinWorks mencatatkan tren pemulihan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang menjadi peminjam dana atau borrower platform-nya.

Benedicto Haryono CEO & Co-founder KoinWorks mengungkap bahwa sebelumnya sentimen negatif akibat pandemi memang sempat terjadi.

Sentimen ini pun berpengaruh signifikan pada perkembangan bisnis pelaku UKM di dalam portofolio KoinWorks atau yang menjadi borrower fitur KoinBisnis, terutama UMKM yang usahanya mengandalkan aktivitas ekspor dan impor.

"Melihat adanya potensi pemulihan ekonomi, KoinWorks berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan bisnis pelaku UKM sehingga dapat memanfaatkan peluang yang ada melalui penyediaan akses pembiayaan serta inovasi dan solusi transaksi digital lainnya yang sedang dikembangkan oleh KoinWorks," jelas Ben dalam keterangannya, Senin (16/11/2020).

KoinWorks pun mengungkap hasil interview dengan beberapa peminjam di portofolio KoinWorks yang merupakan pelaku UKM yang bisnisnya bergerak pada kegiatan usaha ekspor dan impor.

Diketahui bahwa perkembangan ekonomi global saat ini diharapkan dapat membuka kesempatan lebih besar lagi bagi mereka untuk dapat memasarkan produknya ke lebih banyak negara.

Pelaku UKM ini sendiri terdiri dari beberapa sektor usaha seperti sektor kontraktor, trading sawit, IT, elektronik, trading FMCG, dll. Aktivitas ekspor-impor ini sempat terkena dampak pandemi, sama seperti sektor UKM lain yang sempat terpukul.

"Terutama saat awal penyebaran Covid-19 yang menyebabkan jalur perdagangan luar negeri sempat ditutup oleh banyak negara. Dampak yang dirasakan tersebut pun terlihat dari adanya penurunan transaksi bisnis juga omzet hingga 50 persen," ungkapnya.

Namun, melalui berbagai program dukungan dan pendampingan yang KoinWorks lakukan semenjak berkembangnya pandemi Covid-19 di Indonesia pada Maret 2020 hingga September 2020 lalu, tercatat bahwa 88 persen pinjaman yang disalurkan ke berbagai sektor UKM di periode tersebut masih memiliki status pengembalian yang lancar.

"Tercatatnya pula kenaikan omset yang diperoleh oleh pelaku UKM setelah menerima pembiayaan dari KoinWorks hingga 30-40 persen," tambahnya.

Menurutnya, hal ini tentunya menjadi pembuktian pula akan keseriusan KoinWorks untuk mendukung pelaku UKM di dalam portofolio KoinWorks dengan tetap menjaga kualitas pinjaman untuk didanai oleh ratusan ribu pendana KoinWorks telah memberikan hasil yang membanggakan.

Kualitas pinjaman yang terus KoinWorks jaga ini juga tak terlepas dari pembaharuan berkala pada sistem skoring kredit yang menyesuaikan terus dengan kondisi terkini sehingga dapat terus menghasilkan pinjaman berkualitas.

"Saat ini KoinWorks juga sedang fokus untuk mengembangkan inovasi yang dapat mendukung perkembangan bisnis pelaku bisnis dan UKM. Inovasi ini kami kembangkan sebagai bentuk nyata dari komitmen kami dalam memberikan dukungan tanpa henti demi kemajuan para pelaku UKM Indonesia," tutup Ben.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

umkm ekspor impor fintech P2P lending Koinworks
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top