Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Optimistis Kredit Bisa Tumbuh 2021, Ini Strategi Bank Mega

Direktur Kredit Bank Mega Madi D. Lazuardi mengatakan perbaikan ekonomi tahun ini akan lebih cepat. Perseroan pun memiliki beberapa sektor dan debitur potensial yang berpeluang melakukan penyerapan kredit baik tahun ini.
M. Richard
M. Richard - Bisnis.com 17 Februari 2021  |  18:44 WIB
Bank Mega - Ilustrasi
Bank Mega - Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Mega Tbk. (MEGA) memastikan kinerja fungsi intermediasi tahun ini akan berbalik positif. Perseroan berharap perbaikan kinerja ekonomi sekaligus beberapa sektor potensial seperti infrastruktur.

Direktur Kredit Bank Mega Madi D. Lazuardi mengatakan perbaikan ekonomi tahun ini akan lebih cepat. Perseroan pun memiliki beberapa sektor dan debitur potensial yang berpeluang melakukan penyerapan kredit baik tahun ini.

"Sebenarnya, tahun ini masih ada beberapa tantangan, tetapi kredit bisa lebih baik. Kami masih tetap berharap sektor korporasi. Kami khususnya pada proyek infrastruktur baik pemerintah maupun swasta. Ada juga beberapa korporasi yang cukup dapat bertahan karena mampu diversifikasi tahun lalu," jelasnya dalam Pubex Bank Mega, Rabu (17/2/2021).

Madi melanjutkan sektor multifinance juga masih akan menjadi target tahun ini. Beberapa lembaga jasa keuangan masih cukup baik lantaran memiliki induk dan ekosistem bisnis yang terjaga tahun lalu.

"Untuk pembiayaan segmen ritel tetap akan disalurkan tapi secara selektif karena masih ada risiko. Permintaannya juga masih terbatas," imbuhnya.

Adapun, perseroan menargetkan baki kredit tahun ini dapat mencapai Rp51 triliun, naik dari tahun ini yang tercatat Rp48 triliun. Rasio kredit bermasalah masih akan dapat dijaga di kisaran 2%, dari posisi akhir 2020 yakni 1,4%.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perbankan kredit bank mega
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top