Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

BCA Bakal Sulap M-Banking jadi Super App, Ada E-commerce di Dalamnya

BCA akan mencoba satu per satu platform e-commerce untuk dihadirkan di aplikasi, sehingga nantinya akan menyulap aplikasi BCA bukan hanya untuk payment.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 23 April 2021  |  10:37 WIB
BCA Bakal Sulap M-Banking jadi Super App, Ada E-commerce di Dalamnya
Kartu Debit BCA - Dokumen BCA
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Central Asia Tbk. akan menyulap aplikasi mobile banking atau BCA Mobile untuk menjadi Super App. Nantinya akan ada berbagai macam layanan yang disediakan dalam satu aplikasi, termasuk platform e-commerce.

Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan BCA telah memiliki layanan mobile banking atau aplikasi BCA Mobile. Di samping itu, BCA mempunyai layanan internet banking atau klik BCA yang lebih dulu ada dan banyak nasabah telah menggunakannya.

Jahja menjelasakan dengan internet banking, nasabah harus menggunakan token untuk melakukan transaksi, sedangkan dengan mobile banking, hanya dibutuhkan PIN untuk bertransaksi.

"Dengan mobile banking hanya dengan kode akses dan PIN itu sudah selesai, tidak perlu menggunakan tambahan token. Nah, kami sedang berusaha untuk menggabungkan apakah internet banking bisa masuk dalam aplikasi dan digunakan bersama-sama," katanya dalam paparan kinerja kuartal I/2021, Kamis (23/4/2021).

Lebih lanjut, Jahja mengungkapkan di era digital saat ini ekosistem menjadi penting. Bank tetap fokus di bisnis funding, lending, dan payment karena tidak ada income lain yang diperoleh merchant.

Namun, BCA merasakan penting untuk saat ini mengedukasi nasabah agar dapat menempatkan produk jualannya ke dalam platform e-commerce. Oleh karena itu, BCA akan memberikan tempat bagi e-commerce berada satu platform di BCA.

"E-commerce ini bisa mendapatkan satu platform di BCA. Mungkin tidak dalam waktu cepat karena butuh persiapan pelik," imbuhnya.

Jahja mengatakan BCA akan mencoba satu per satu platform e-commerce untuk dihadirkan di aplikasi BCA, sehingga nantinya akan menyulap aplikasi BCA bukan hanya untuk payment, tetapi dapat menjadi e-commerce untuk berjualan.

"Suatu saat kita bisa punya aplikasi yang bukan hanya untuk payment, tetapi bisa menjadi e-commerce untuk berjualan, yang notabene kami dorong nasabah untuk placement produknya di e-commerce tersebut. Ini proses yang tidak gampang, ada proses edukasi dan dijaga kualitas barang tersebut. Juga harus mulai digital savvy, nasabah juga mulai proses belajar," katanya.

Direktur BCA Santoso menyampaikan BCA Mobile saat ini sudah dilengkapi dengan fitur lifestyle yang menjadi cikal bakal super app. Dia mengungkapkan banyak fitur yang digemari mulai dari belanja harian, pembelian tiket, pemesanan hotel, hingga pembelian game voucer dan trennya terus meningkat dari waktu ke waktu.

Santoso menyebut yang paling banyak digemari yakni pembelian game voucher. Namun, secara volume ticket size yang terbesar adalah tiket pesawat yang hampir 50 persen dari volume transaksi.

"Hampir 50 persen dari customer membeli berulang selama 3-4 bulan terakhir. Ini perkembangan baik dan ini akan terus ditingkatkan," imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bca e-commerce mobile banking
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top