Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mau Caplok 30,01 Persen Saham BMAS, KVision Jalani Fit and Proper Test OJK

Hal itu disampaikan dalam prospektus ringkas PMHMETD II yang dipublikasikan pada keterbukaan informasi BEI pada 23 April 2021.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 26 April 2021  |  12:23 WIB
Logo Bank Maspion (BMAS) - Lapkeu 2019
Logo Bank Maspion (BMAS) - Lapkeu 2019

Bisnis.com, JAKARTA - Rencana Kasikorn Vision Company Limited (KVision) mengakuisisi 30,01 persen saham PT Bank Maspion Indonesia Tbk., terus berproses.

Terbaru, KVision sedang dalam proses fit and proper test pada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait rencana itu. Hal itu disampaikan dalam prospektus ringkas PMHMETD II yang dipublikasikan pada keterbukaan informasi BEI pada 23 April 2021.

Pada 13 April 2020, para pemegang saham perseroan yaitu PT Alim Investindo, PT Maspion, PT Husin Investama, PT Maspion Investindo beserta lima pemegang saham perorangan perseroan dengan Kasikorn Vision Company Limited telah menandatangani perjanjian jual beli bersyarat (Conditional Sale and Purchase Agreement/CSPA) terkait rencana pembelian saham sebesar 30,01 persen.

Sehubungan dengan penandatangan CSPA tersebut perseroan telah melakukan Keterbukaan Informasi untuk memenuhi POJK. No.31/2015 pada 15 April 2020.

"Terkait dengan Rencana Pembelian Saham sebesar 30,01 persen tersebut, saat ini KVision sedang dalam proses Fit and Proper Test pada OJK Pengawas Perbankan," tulis perseroan dalam prospektus ringkas.

Setelah diperoleh persetujuan atas Fit and Proper Test dari OJK Pengawas Perbankan, KVision akan melaksanakan pembelian saham sebesar 30,01 persen sesuai dengan CSPA. Jika pembelian saham tersebut telah terlaksana sepenuhnya, maka KVision akan melaksanakan seluruh HMETD miliknya.

Sebagai informasi, Bank Maspion (BMAS) akan melakukan penawaran umum terbatas kepada para pemegang saham perseroan dalam rangka penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu II (PMHMETD II)

Perseroan menawarkan sebanyak-banyaknya 2,29 miliar saham baru atau sebesar 33,97 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah terlaksananya PMHMETD II, dengan nilai nominal Rp100 per saham. Adapun, rasio dan harga pelaksanaan HMETD belum ditentukan.

PT Alim Investindo adalah pemegang saham utama perseroan sekaligus pemegang saham pengendali perseroan akan melaksanakan HMETDnya dalam jumlah sebanyak-banyaknya HMETD miliknya sesuai dengan porsi kepemilikan saham Alim Investindo di perseroan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank maspion fit and proper test OJK emiten bank
Editor : Annisa Sulistyo Rini

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top