Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tanpa Dirut, Ini Susunan Lengkap Direksi dan Komisaris Bank Harda (BBHI)

Rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPS-LB) Bank Harda memutuskan untuk mengangkat susunan direksi yang baru tanpa ada Direktur Utama. 
Ropesta Sitorus
Ropesta Sitorus - Bisnis.com 11 Mei 2021  |  12:49 WIB
Kantor Bank Harda Internasional - bankbhi.co.id
Kantor Bank Harda Internasional - bankbhi.co.id

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Harda Indonesia Tbk. memutuskan untuk merombak susunan direksi dan komisaris perseroan dan memberhentikan seluruh pengurus yang sebelumnya menjabat. 

Keputusan tersebut tertuang dalam risalah rapat Rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPS-LB) yang digelar Jumat, 7 Mei 2021. Rapat tersebut memutuskan untuk mengangkat susunan direksi yang baru tanpa ada Direktur Utama. 

"Menyetujui memberhentikan dengan hormat seluruh direkai dan seluruh dewan komisaris perseroan dengan mengucapkan terima kasih atas dedikasi yang diberikan selama menjabat, dan memberikan pembebasan serta pelepasan tanggung jawab atas segala tindakan hukum yang dilakukan selama masa jabatan sepanjang tindakan tersebut tercermin dalam laporan keuangan perseroan," demikian dikutip Bisnis dari risalah rapat tersebut, Selasa (11/5/2021). 

Kemudian, RUPS-LB juga menunjuk Ronald Waas menjadi komisaris utama. Mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia itu merangkap jabatan sebagai komisaris di Gojek Indonesia.

Dengan putusan tersebut, Ronald Waas ditunjuk menggantikan posisi Novita Hakim. Novita adalah representasi dari pemegang saham lama Bank Harda, PT Hakimputra Perkasa. 

Seperti diketahui Ronald Waas ditunjuk menjadi komisaris Gojek pada 2019 setelah tidak menjabat sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia bidang sistem pembayaran. Ronald Waas bersama mantan anggota Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Kusumaningtuti S. Soetiono duduk di dewan komisaris Gojek. 

Selain Ronald Waas, di jajaran dewan komisaris bank berkode saham BBHI ada nama baru, Ali Gunawan. Ali menggantikan Hertanto Tjahyasurya. 

Pengangkatan Ronald Waas dan Ali Gunawan sebagai dewan komisaris baru akan berlaku efektif setelah yang bersangkutan lulus uji kepatutan dan kelayakan oleh OJK.

Sementara itu, pemegang saham memberhentikan direktur utama bank yang kini berganti nama Allo Bank, Yohanes. Namun, pada risalah rapat tersebut tidak ditulis siapa pengganti Yohanes. Disebutkan ada tiga direktur dalam posisi dewan direksi. 

Berikut ini susunan lengkap komisaris dan direksi:

Komisaris Utama : Ronald Waas
Komisaris Independen : Robertus Soedaryatmo Yosowidagdo
Komisaris : Ali Gunawan

Direksi
Direktur : Harry Abbas
Direktur : Arief Tendeas
Direktur : Ari Yanuanto Asah

Rapat pemegang saham menyetujui pergantian nama menjadi PT Allo Bank Indonesia Tbk. Rapat juga menyetujui bank milik pengusaha Chairul Tanjung itu melakukan perubahan logo perseroan. 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perbankan Bank Harda emiten bank
Editor : Ropesta Sitorus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top