Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pos Aset Lain-Lain Melambung 4.000 Persen, Ini Penjelasan Bos Bank Capital (BACA)

aset lain-lain yang mencatatkan kenaikan signfikan sebesar 4.253,76 persen yoy, dari Rp172,97 miliar menjadi Rp7,53 triliun.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 27 Mei 2021  |  15:25 WIB
Bank Capital - Istimewa
Bank Capital - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Capital Indonesia Tbk. mencatatkan jumlah aset sebesar Rp20,22 triliun per 31 Desember 2020, atau naik 6,67 persen secara year on year.

Namun, yang menjadi sorotan adalah aset lain-lain yang mencatatkan kenaikan signfikan sebesar 4.253,76 persen yoy, dari Rp172,97 miliar menjadi Rp7,53 triliun.

Direktur Utama Bank Capital Wahyu Dwi Aji menjelaskan pada 2020 Bank melakukan transaksi asuransi penjaminan kredit yang menyebabkan adanya pembayaran premi asuransi sebesar Rp5,1 triliun untuk periode 12 tahun ke depan.

"Pembayaran premi ini kami catat sebagai beban dibayar dimuka yang diklasifikasikan sebagai aset lain-lain," terangnya dalam penjelasannya kepada Bursa, yang dikutip Bisnis pada Kamis (27/5/2021).

Asuransi penjaminan kredit dilakukan dengan PT Sinarmas Penjaminan Kredit dengan pembayaran dilakukan bertahap sebanyak lima kali.

Penjaminan kredit dilakukan untuk mencegah meningkatnya NPL yang akan menurunkan kualitas aktiva produktif serta meningkatkan risiko kredit atas debitur-debitur yang sudah mulai menunjukan penurunan performa secara keuangan dan bisnis.

Selain asuransi, BACA pada 2020 juga melakukan transaksi cessie (penjualan piutang) yang diselesaikan dengan penyerahan tanah senilai Rp2,3 triliun. Tanah ini diklasifikasikan sebagai aset lain-lain karena tanah tersebut bukan ditujukan untuk operasi Bank dan akan dijual segera.

"Selain melakukan asuransi penjaminan kredit, Bank juga melakukan cessie [penjualan piutang] untuk debitur-debitur yang tidak termasuk dalam asuransi penjaminan kredit. Adapun debitur-debitur yang kami cessie adalah debitur-debitur yang memiliki potensi besar untuk menjadi NPL di masa yang akan datang," jelasnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

aset bank bank capital indonesia emiten bank
Editor : Annisa Sulistyo Rini

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top