Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Semester I/2021, Prudential Life Cetak Laba Rp1,92 Triliun

Total pendapatan premi Prudential Indonesia sebesar Rp11,4 triliun.  Pendapatan premi reguler Prudential Indonesia adalah yang terbesar di industri asuransi jiwa Indonesia.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 07 September 2021  |  17:45 WIB
Semester I/2021, Prudential Life Cetak Laba Rp1,92 Triliun
Logo Prudential - Bisnis
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) berhasil mengantongi laba senilai Rp1,92 triliun sampai dengan Juni 2021.  

Berdasarkan laporan keuangan Prudential Indonesia per Juni 2021 (unaudited), laba tersebut turun 20 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai Rp2,4 triliun.

Dari sisi pendapatan premi bruto juga mengalami penurunan dari Rp11,9 triliun pada semester I/2020 menjadi Rp11,4 triliun pada semester I/2021.

Luskito Hambali, Chief Marketing and Communications Officer Prudential Indonesia, mengatakan bahwa pendapatan premi pada paruh pertama tahun ini sebagian besar berasal dari premi reguler dan juga ditopang oleh pertumbuhan pendapatan dari produk dengan premi yang terjangkau.

"Total pendapatan premi Prudential Indonesia sebesar Rp11,4 triliun.  Pendapatan premi reguler Prudential Indonesia adalah yang terbesar di industri asuransi jiwa Indonesia. Artinya, perusahaan fokus menghadirkan perlindungan berkelanjutan serta menyediakan kesempatan kepada nasabahnya untuk berinvestasi bagi masa depan mereka," ujar Luskito kepada Bisnis, baru-baru ini.

Sedangkan dari sisi aset, kata Luskuto, Prudential Indonesia memiliki total aset sebesar Rp71 triliun hingga kuartal II/2021 dan dipercaya mengelola total aset investasi sebesar Rp65,2 triliun yang dikelola dengan praktik investasi yang bertanggungjawab.

Dia menuturkan, kinerja keuangan Prudential Indonesia hingga kuartal kedua tetap tangguh berkat fokus perusahaan untuk terus mewujudkan perlindungan jiwa, kesehatan, dan juga finansial jangka panjang bagi nasabah.

Fokus ini terlihat dari berbagai inovasi yang dihadirkan perusahaan untuk memenuhi kebutuhan nasabah yang kian beragam, serta kemampuan digital yang selalu ditingkatkan agar dapat melindungi dan melayani lebih banyak masyarakat Indonesia.

Beberapa inovasi yang diluncurkan di tahun ini, termasuk Asuransi Jiwa PRUWarisan, Asuransi Jiwa Syariah PRUCerah yang menawarkan manfaat dana pendidikan bulanan dan tambahan dana pendidikan, hingga beragam solusi perlindungan yang sederhana dengan premi yang sangat terjangkau melalui jajaran produk PRUTect Care yang bisa diakses dari aplikasi Pulse by Prudential (Pulse).

Sejalan dengan misi perusahaan untuk selalu mendengarkan dan memahami kebutuhan nasabah akan solusi perlindungan jiwa, kesehatann dan finansial, Prudential Indonesia juga terus fokus pada pengembangan inovasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang kian beragam dan juga kian berkembang.

Hal itu diwujudkan dalam bentuk produk dan layanan yang inovatif, termasuk diantaranya berbagai ragam jenis pilihan produk asuransi jiwa, mulai dari tradisional hingga yang berkaitan dengan investasi dan juga yang berbasis syariah.

"Selama pandemi ini kami juga mulai melihat meningkatnya kontribusi dari produk-produk tradisional terhadap kinerja Prudential Indonesia," kata Luskito.

Dalam hal pelayanan Prudential Indonesia juga menghadirkan Prestige, sebuah layanan eksklusif pertama dari Prudential Indonesia untuk bagi nasabah prioritas/para yang menyediakan perlindungan jiwa, kesehatan, aset, dan finansial secara lebih optimal untuk memenuhi kebutuhan unik dan spesifik dalam merencanakan dan melindungi pengelolaan keuangannya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

asuransi laba bersih premi asuransi prudential indonesia
Editor : Hadijah Alaydrus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top