Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Bussan Auto Finance Siap Lunasi Sukuk Mudharabah Rp373 Miliar

Dalam keterbukaan informasi ke BEI pada Selasa (5/10/2021), manajemen menyatakan telah menyiapkan dana untuk pelunasan pokok senilai Rp373 miliar beserta bagi hasil terakhir.
Ilustrasi leasing kendaraan bermotor/www.raceworld.tv
Ilustrasi leasing kendaraan bermotor/www.raceworld.tv

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bussan Auto Finance melaporkan kesiapannya untuk melakukan pelunasan pokok dan pendapatan bagi hasil terakhir Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Tahap II Seri A Tahun 2020.

Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (5/10/2021), manajemen menyatakan telah menyiapkan dana untuk melakukan pelunasan pokok senilai Rp373 miliar.

"[Dan] Pendapatan bagi hasil sebesar Rp5,77 miliar," demikian informasi dari Bussan Auto Finance yang dikutip pada Rabu (6/10/2021).

Perseroan juga menyampaikan dana tersebut akan efektif dikirimkan kepada Agen Pembayaran, PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) paling lambat 28 Oktober 2021.

Adapun, dalam perkembangan terbaru, Bussan Auto Finance berencana menerbitkan dan menawarkan Obligasi Berkelanjutan I Tahap III Tahun 2021 dengan jumlah pokok obligasi sebanyak-banyaknya sebesar Rp775 miliar.

Obligasi ini merupakan bagian dari penawaran umum berkelanjutan melalui Obligasi Berkelanjutan I Bussan Auto Finance dengan target dana yang akan dihimpun sebesar Rp3,5 triliun.

Perseroan telah menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2020 dengan jumlah pokok Rp100 miliar dan Obligasi Berkelanjutan I Tahap II Tahun 2021 senilai Rp1,23 triliun.

Selanjutnya, perseroan akan menerbitkan dan menawarkan Obligasi Berkelanjutan I Tahap III Tahun 2021 dengan jumlah pokok obligasi sebanyak-banyaknya sebesar Rp775 miliar.

Dikutip dari pengumuman Kustodian Sentral Efek Indonesia pada Selasa (14/9/2021), obligasi diterbitkan dalam dua seri. Pertama, seri A dengan jumlah pokok Rp150 miliar dan tingkat bunga tetap sebesar 3,75 persen per tahun dengan tenor 367 hari kalender.

Kedua, seri B dengan jumlah pokok Rp230 miliar dan tingkat bunga tetap 5,75 persen per tahun dengan tenor 3 tahun. "Sisa dari jumlah pokok yang ditawarkan sebanyak-banyaknya Rp395 miliar akan dijamin secara kesanggupan terbaik," tulis KSEI dalam pengumuman.

Adapun Obligasi Berkelanjutan I Tahap IV dan atau tahap selanjutnya jika ada akan ditentukan kemudian.

Perseroan menjadwalkan masa penawaran umum pada 22-23 September 2021. Selanjutnya, tanggal pencatatan pada Bursa Efek Indonesia pada 29 September 2021.

Tanggal pembayaran bunga pertama obligasi pada 28 Desember 2021. Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi obligasi yakni PT Indo Premier Sekuritas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper