Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

WOM Finance (WOMF) Telah Serap Seluruh Dana Obligasi Rp500 Miliar. Untuk Apa?

Melalui Penawaran Umum Berkelanjutan IV Tahap I Obligasi WOM Finance Tahun 2021, perseroan menerbitkan surat utang senilai Rp500 miliar, yang efektif pada 16 Juli 2021.
Petugas melayani nasabah di kantor PT Wahana Ottomitra Tbk. (WOMF), Ciputat, Tangerang Selatan, Senin (10/8/2020). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Petugas melayani nasabah di kantor PT Wahana Ottomitra Tbk. (WOMF), Ciputat, Tangerang Selatan, Senin (10/8/2020). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk. (WOM Finance/WOMF) melaporkan realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum obligasi pada tahun ini.

Melalui Penawaran Umum Berkelanjutan IV Tahap I Obligasi WOM Finance Tahun 2021, perseroan menerbitkan surat utang senilai Rp500 miliar, yang efektif pada 16 Juli 2021.

Dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (5/10/2021), setelah dikurangi dengan biaya penawaran umum senilai Rp3,48 miliar, maka hasil bersih aksi tersebut senilai Rp496,52 miliar.

Seluruh dana tersebut telah digunakan untuk pembiayaan ke konsumen seluruhnya, sehingga tidak ada sisa dana hasil penawaran.

Sebagai informasi, penerbitan Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I Tahun 2021 merupakan bagian dari penawaran umum berkelanjutan obligasi IV WOMF dengan total target penghimpunan dana Rp5 triliun.

Direktur Keuangan WOM Finance Zacharia Susantadiredja sebelumnya mengatakan keyakinan pertumbuhan pembiayaan baru pada semester II/2021 menjadi landasan penerbitan surat utang tersebut.

"Tren penyaluran pembiayaan sudah cukup positif, pada kuartal I/2021, WOMF berhasil menyalurkan pembiayaan sebesar Rp822 miliar, atau meningkat 28 persen dibandingkan dengan kuartal IV/2020," katanya.

Adapun, pada Agustus 2021 WOMF mencatatkan total penyaluran pembiayaan senilai Rp2,55 triliun atau tumbuh sebesar 61 persen yoy.

Produk perseroan terkait pembiayaan multiguna beragunan motor (MotorKu) dan beragunan mobil (MobilKu) per Agustus 2021 mencapai Rp1,7 triliun, tumbuh 73 persen (year-on-year/yoy) dari periode sebelumnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper