Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pendapatan Kuartal III/2021 Susut, Bank Ganesha (BGTG) Jelaskan Sebabnya

Hal itu disampaikan perseroan dalam keterbukaan informasi BEI No. 186/DIR/XII/2021, Rabu (1/12/2021).
Rika Anggraeni
Rika Anggraeni - Bisnis.com 03 Desember 2021  |  14:49 WIB
Logo Bank Ganesha. - Istimewa
Logo Bank Ganesha. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank Ganesha Tbk. (BGTG) menjelaskan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait menurunnya pendapatan perseroan sebesar Rp37,7 miliar per 30 September 2021, dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Hal itu disampaikan perseroan dalam keterbukaan informasi BEI No. 186/DIR/XII/2021, Rabu (1/12/2021), yang merujuk surat BEI No. S-08985/BEI.PP2/11-2021 pada 29 November 2021 perihal Permintaan Penjelasan atas Laporan Keuangan per 30 September 2021.

Manajemen menyampaikan bahwa penurunan pendapatan perseroan pada bunga kredit, terutama disebabkan oleh turunnya portofolio kredit dan restrukturisasi debitur terdampak pandemi Covid-19.

“Sedangkan untuk turunnya pendapatan efek-efek dikarenakan market 2021 tidak sebaik 2020 dan terdapat portofolio reksadana yang mengalami penurunan nilai NAV. Dengan demikian, penurunan tersebut berdampak pada penurunan laba perseroan pada 2021,” kata manajemen, dikutip Jumat (3/12/2021).

Berdasarkan laporan keuangan publikasi kuartal III/2021, Bank Ganesha membukukan laba bersih tahun berjalan secara individual sebesar Rp6,12 miliar pada kuartal III/2021 atau turun 54 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).

Penurunan laba diakibatkan menurunnya pendapatan bunga sebesar 14 persen yoy atau Rp235,23 miliar pada kuartal III tahun ini. Sementara, beban bunga juga menurun sebesar 23 persen yoy menjadi Rp107,74 miliar. Alhasil, pendapatan bunga bersih turun 4 persen menjadi Rp127,48 miliar.

Sepanjang tahun berjalan, Bank Ganesha mencatat kredit yang diberikan turun 12 persen secara year-to-date (ytd), yang sebelumnya Rp2,63 triliun per Desember 2020 menjadi Rp2,32 triliun per September 2021.

Dari sana, total aset BGTG melesat 43 persen ytd, dari Rp5,36 triliun per Desember 2020 menjadi Rp7,67 triliun per September 2021.

Adapun, strategi yang dilakukan perseroan untuk meningkatkan pendapatan dan laba, antara lain dengan meningkatkan pertumbuhan portofolio kredit. Lalu, melalui penghimpunan dana melalui suku bunga yang wajar serta menjaga rasio current account saving account (CASA).

Selain itu, Bank Ganesha juga akan meningkatkan fee-based income dan pengembangan produk dan layanan perbankan digital.


 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pendapatan kinerja bank bank ganesha emiten bank
Editor : Annisa Sulistyo Rini

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top