Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Amartha Dapat Pendanaan dari BPR Hariarta Sedana, Nilainya Rp100 Miliar

BPR Hariarta Sedana akan menyalurkan pendanaan Rp100 miliar dengan skema channeling ke perempuan pelaku usaha mikro mitra binaan Amartha di wilayah Jakarta, Bogor, dan Banten.
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 24 Desember 2021  |  16:47 WIB
Amartha Dapat Pendanaan dari BPR Hariarta Sedana, Nilainya Rp100 Miliar
Amartha finance -
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Penyelenggara peer-to-peer (P2P) lending klaster produktif PT Amartha Mikro Fintek alias Amartha menggandeng Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Hariarta Sedana sebagai pendana (lender) institusi.

Kerja sama ini memungkinkan BPR Hariarta Sedana menyalurkan pendanaan sebesar Rp100 miliar dengan skema channeling ke perempuan pelaku usaha mikro mitra binaan Amartha di wilayah Jakarta, Bogor, dan Banten.

Aria Widyanto, Chief Risk & Sustainability Officer Amartha, mengungkap bahwa pihaknya dan BPR Hariarta Sedana memiliki kesamaan visi mendorong pertumbuhan ekonomi melalui akses permodalan bagi UMKM di pedesaan, dalam hal ini di wilayah Bogor dan Banten.

"Amartha gencar menjalin kolaborasi dengan sektor perbankan termasuk BPR untuk dapat mengakselerasi penyaluran permodalan bagi jutaan perempuan di Indonesia. Kolaborasi dengan BPR Hariarta Sedana ini menjadi kolaborasi dengan komitmen pendanaan tertinggi di lini BPR sepanjang 2021 ini," ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (24/12/2021).

Amartha pun berharap, sinergi ini dapat menjadi penggerak bagi institusi jasa keuangan lainnya ikut tertarik untuk bersama-sama memberikan akses permodalan melalui fintech Amartha.

Dengan adanya penyaluran permodalan dari BPR Hariarta Sedana, Amartha optimistis dapat membangkitkan lagi potensi UMKM di wilayah Jawa yang sempat terpuruk karena merebaknya pandemi Covid-19. Permodalan akan digunakan untuk menyasar sektor perdagangan yang berpotensi untuk terus bertumbuh seiring dengan membaiknya kondisi ekonomi di Indonesia.

Sebagai informasi, hingga November 2021, Amartha telah menyalurkan lebih dari Rp5 triliun kepada lebih dari 900.000 perempuan yang berprofesi sebagai pengusaha mikro, yang tersebar di lebih dari 19.000 desa di Indonesia.

"Amartha menyadari bahwa akselerasi penyaluran modal membutuhkan kerja sama dengan banyak pihak, salah satunya seperti kolaborasi dengan BPR Hariarta Sedana ini. Kami percaya, kerja sama yang saling menguntungkan ini akan membawa dampak yang lebih besar lagi, tidak hanya bagi kami sebagai perusahaan penyedia layanan keuangan, tetapi juga para mitra binaan yang merasakan langsung dampak kesejahteraan bagi keluarga mereka," tutupnya.

Adapun, BPR Hariarta Sedana yang beroperasi sejak 1989 telah menjangkau lebih dari 29.000 nasabah yang tersebar di wilayah Jakarta dan Tangerang, dengan total aset dikelola sebesar Rp253 miliar hingga awal Desember 2021.

Gede Yudha, Direktur Utama BPR Hariarta Sedana, mengungkap kerja sama ini merupakan langkah tepat untuk mengeksplorasi potensi-potensi baru melalui teknologi, di samping layanan eksisting yang telah ada, yaitu layanan akses keuangan, kredit, deposito, serta tabungan.

Selain itu, Amartha diharapkan mampu ikut meningkatkan portofolio kredit produktif BPR Hariarta Sedana, sekaligus menjangkau nasabah dengan segmen yang lebih luas lagi.

"Kami memilih Amartha sebagai mitra untuk menyalurkan permodalan karena kami melihat Amartha memiliki bisnis model yang sustainable, di mana Amartha mengkombinasikan teknologi dengan pendekatan humanis, sehingga setiap usaha yang dijalankan para mitra tetap termonitor dengan baik dan bahkan dapat bertumbuh meskipun di tengah pandemi," ungkapnya.

Doly Purba, Direktur Bisnis BPR Hariarta Sedana, menjelaskan sebagai BPR yang senantiasa terbuka pada inovasi, kemitraan dengan perusahaan fintech seperti Amartha dapat memperluas layanan kami bagi nasabah ultra mikro.

"Usaha ultra mikro sangat berpotensi untuk terus bertumbuh, namun adanya batasan dan regulasi membuat sektor perbankan seperti BPR perlu menjalin sinergi dengan pihak lain agar dapat menjangkau segmen tersebut. Maka kolaborasi inilah yang kami wujudkan untuk dapat memperluas layanan kami kepada nasabah," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bpr fintech Amartha P2P lending
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top