Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

OJK Targetkan Aset Industri Asuransi Tumbuh Rp34,14 Triliun di 2022

OJK mengungkapkan tumbuhnya perekonomian akan mendorong masyarakat untuk membeli asuransi dan memproteksi aset-asetnya, sehingga akan memengaruhi aset industri asuransi.
Wibi Pangestu Pratama
Wibi Pangestu Pratama - Bisnis.com 08 Februari 2022  |  19:52 WIB
Ilustrasi asuransi - Reuters
Ilustrasi asuransi - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA — Otoritas Jasa Keuangan atau OJK menargetkan pertumbuhan aset asuransi jiwa 4,66 persen serta aset asuransi umum dan reasuransi 3,14 persen pada tahun ini, sehingga total penambahan aset industri tersebut mencapai Rp34,14 triliun.

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso menjelaskan bahwa asumsi dasar ekonomi makro pada 2022 mematok pertumbuhan ekonomi tahun ini di angka 5,02 persen, tingkat inflasi 3 persen, dan nilai tukar rupiah Rp14.350 per dolar AS. Asumsi pertumbuhan ekonomi itu lebih tinggi dari kinerja 2021 senilai 3,69 persen.

Menurut Wimboh, sektor jasa keuangan akan turut mencatatkan pertumbuhan, di antaranya asuransi. Dia meyakini bahwa tumbuhnya perekonomian akan mendorong masyarakat untuk membeli asuransi dan memproteksi aset-asetnya, sehingga akan memengaruhi aset industri asuransi.

"Aset asuransi jiwa dapat tumbuh 4,66 persen, asuransi umum dan reasuransi umum dapat tumbuh 3,14 persen," ujar Wimboh pada Selasa (8/2/2022).

OJK mencatat bahwa aset industri asuransi jiwa per 31 Desember 2021 senilai Rp589,8 triliun. Dengan asumsi OJK, aset industri asuransi jiwa bertambah Rp27,48 triliun tahun ini atau menjadi Rp593,7 triliun.

Pada Desember 2021, aset industri asuransi umum tercatat senilai Rp182,69 triliun dan reasuransi senilai Rp29,7 triliun, sehingga totalnya menjadi Rp212,4 triliun. Dengan asumsi OJK, aset industri asuransi umum dan reasuransi dapat bertambah Rp6,6 triliun tahun ini atau menjadi Rp219,07 triliun.

Jika dijumlahkan, pertumbuhan aset dari sektor-sektor tersebut mencapai 34,14 triliun pada tahun ini. Menurut Wimboh, proyeksi OJK telah mempertimbangkan tantangan, peluang, prioritas kebijakan, dan asumsi dasar ekonomi makro pemerintah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

aset OJK asuransi jiwa asuransi umum
Editor : Azizah Nur Alfi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top