Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Laba Asuransi Aswata Milik Keluarga Wanandi Naik 10,48 Persen, Ini Kuncinya

Asuransi umum Aswata yang dikendalikan keluarga Wanandi mampu tumbuh dobel digit meski industri pada umumnya masih belum pulih.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 06 Mei 2022  |  17:34 WIB
Laba Asuransi Aswata Milik Keluarga Wanandi Naik 10,48 Persen, Ini Kuncinya
Asuransi Wahana Tata (Aswata) - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA- Perusahaan asuransi milik salah satu orang terkaya Indonesia versi Forbes, Sofjan Wanandi, PT Asuransi Wahana Tata (Aswata) mampu membukukan kenaikan premi bruto dan laba bersih di tengah stagnansi industri asuransi umum sepanjang 2021.

Berdasarkan laporan keuangan yang diterbitkan di Harian Bisnis Indonesia, dikutip Jumat (6/5/2022), perusahaan asuransi umum yang dimiliki Keluarga Wanandi ini mampu membukukan laba bersih senilai Rp127,39 miliar. Perolehan laba tersebut meningkat 10,48 persen jika dibandingkan perolehan laba bersih pada 2020 yang mencapai Rp115,3 miliar.

Kinerja positif itu didorong oleh kenaikan pendapatan premi bruto perseroan sebesar 8,6 persen dibandingkan perolehan premi bruto pada tahun sebelumnya. Pertumbuhan premi bruto perseroan tersebut berada di atas pertumbuhan industri asuransi umum yang cenderung stagnan di 2021, yakni sebesar 1,7 persen.

Adapun, sepanjang 2021, Aswata mampu menghimpun premi bruto senilai Rp2,02 triliun. Sebagai perbandingan, premi bruto yang dihimpun perseroan pada 2020 tercatat mencapai Rp1,86 triliun.

Selain itu, penurunan dari sisi beban klaim juga turut mendorong peningkatan hasil underwriting perseroan. Beban klaim bruto perseroan tercatat mencapai Rp854,58 miliar atau turun 2,38 persen dibandingkan pada 2020.

Dengan peningkatan pendapatan premi dan penurunan beban klaim tersebut, perseroan membukukan hasil underwritting senilai Rp480,28 miliar atau naik 15,42 persen dibandingkan realisasi 2020 yang mencapai Rp416,12 miliar.

Sementara itu, jumlah aset Aswata tercatat mengalami kenaikan tipis sebesar 0,71 persen menjadi Rp4,26 triliun pada 2021, dari sebelumnya senilai Rp4,23 triliun pada 2020.

Dari sisi indikator kesehatan keuangan, Aswata mampu menjaga rasio solvabilitas berada di level 351 persen di 2021, jauh di atas ketentuan minimum Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang ditetapkan sebesar 120 persen.

Per 31 Desember 2021, Aswata dimiliki oleh PT Pakarti Yoga yang didirikan Sofjan Wanandi (73,41 persen), Rudy Wanandi 25 persen, PT Trimulia Sarana Pratam 1,06 persen, dan koperasi-koperasi sebesar 0,53 persen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

orang terkaya asuransi umum aswata
Editor : Anggara Pernando
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top