Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Survei Konsumen April 2022, Temuan Bank Indonesia ungkap Hasil Mengkhawatirkan di Kelas Menengah?

Bank Indonesia mencatat masyarakat dengan penghasilan di atas Rp5 juta menjadi kelompok yang paling rajin menaikkan tabungannya namun saat yang sama juga menunda kewajiban.
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 13 Mei 2022  |  05:50 WIB
Ilustrasi suasana kafe dan restoran di dalam area Tunjungan Surabaya pada saat momen Ramadhan dan Lebaran 2019. - Bisnis/Peni Widarti
Ilustrasi suasana kafe dan restoran di dalam area Tunjungan Surabaya pada saat momen Ramadhan dan Lebaran 2019. - Bisnis/Peni Widarti

Bisnis.com, JAKARTA - Survei Konsumen yang dilakukan oleh Bank Indonesia pada April 2022 mengindikasikan masyarakat dengan penghasilan di atas Rp5 juta lebih memilih untuk menabung dibandingkan untuk berbelanja konsumsi atau membayar cicilan pinjaman.

Hal tersebut terlihat dari peningkatan proporsi pengeluaran responden survei secara bulanan, di mana pada April 2022 sebanyak 19,3 persen responden dengan penghasilan di atas Rp5 juta memilih untuk menyimpan uang. Jumlah tersebut tumbuh 3,1 persen dibandingkan dengan Maret 2022 yang berada pada posisi 16,2 persen.

Sementara itu untuk membayar cicilan pinjaman dan konsumsi, untuk masyarakat dengan penghasilan di atas Rp5 juta, tercatat proporsinya sebesar 12,6 persen dan 68,1 persen. Secara bulanan jumlah tersebut turun 2,8 persen dan 0,3 persen dibandingkan dengan Maret 2022.

Dari survei tersebut diketahui juga bahwa masyarakat dengan penghasilan diatas Rp5 juta menjadi masyarakat dengan proporsi tertinggi yang mengeluarkan uang untuk menabung dibandingkan dengan masyarakat dengan penghasilan di bawah Rp5 juta.

Selain Survei Konsumen yang dilakukan oleh Bank Indonesia pada April 2022 juga mengindikasikan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi meningkat. Hal tersebut tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK)[1] April 2022 sebesar 113,1, meningkat dari 111,0 pada bulan sebelumnya.

Direktur Eksekutif Bank Indonesia Erwin Haryono mengatakan secara spasial, kenaikan IKK terjadi di sebagian besar kota cakupan survei, terbesar di kota Bandar Lampung, diikuti kota Samarinda dan Denpasar.

“Keyakinan konsumen pada April 2022 yang meningkat didorong oleh membaiknya persepsi konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini,” kata Erwin dalam siaran

Peningkatan tersebut berkaitan dengan persepsi terhadap penghasilan saat ini, ketersediaan lapangan kerja, dan pembelian barang tahan lama (durable goods) yang meningkat.

Sementara itu, ekspektasi konsumen terhadap kondisi ekonomi ke depan tetap berada di level optimis (indeks >100) meskipun tidak setinggi bulan sebelumnya, ditopang terutama oleh ekspektasi penghasilan.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Bank Indonesia perbankan survei konsumen
Editor : Anggara Pernando

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top