Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BTN (BBTN) Ungkap Alasan Tutup 12 Kantor Cabang Pembantu

Bank BTN akan menutup 12 KCP mulai 8 Juli mendatang. Seluruh kegiatan pelayanan transaksi perbankan di KCP yang ditutup bakal dialihkan ke kantor cabang lain.
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 20 Juni 2022  |  16:45 WIB
Manajemen BTN atau BBTN menjelaskan alasan penutupan 12 kantor cabang. - JIBI/Dedi Gunawan
Manajemen BTN atau BBTN menjelaskan alasan penutupan 12 kantor cabang. - JIBI/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA — Penutupan 12 kantor cabang pembantu atau KCP dari PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. atau BBTN menjadi upaya perseroan dalam mengoptimalkan kinerja jaringan kantor, selaras dengan lini bisnis digital banking yang kian berkembang.

Direktur Distribution & Funding BTN Jasmin mengatakan langkah optimalisasi tersebut juga termasuk dalam penataan lokasi dengan tetap menambah jaringan kantor pada titik-titik yang dinilai masih prospektif.

“Strategi ini menjadi bagian dari rancangan transformasi digital kami sehingga lebih efisien namun tetap dapat memenuhi kebutuhan dan kenyamanan nasabah kami,” ujar Jasmin kepada Bisnis, Senin (20/6/2022).

Sebagaimana diketahui, emiten bank berkode saham BBTN ini akan menutup 12 kantor cabang pembantu (KCP) mulai 8 Juli mendatang. Seluruh kegiatan pelayanan transaksi perbankan di KCP yang ditutup bakal dialihkan ke kantor cabang lain.

Jasmin menambahkan untuk mengoptimalkan sekaligus menata jaringan kantor, Bank BTN berencana menambah 30 kantor secara bertahap mulai tahun 2022 hingga 2024.

Rinciannya, perseroan bakal menambah 27 KCP, kemudian 2 kantor cabang pembantu syariah (KCPS), dan 1 kantor fungsional. Dengan pembukaan tersebut, Bank BTN juga akan menutup 25 KCP dan 1 KCPS. Penutupan akan dilakukan bertahap mulai 8 Juli.

Jasmin memastikan bahwa para nasabah dari jaringan kantor yang ditutup tidak akan mengalami perubahan nomor rekening dan saldo. Mesin ATM di outlet yang ditutup juga akan direlokasi ke lokasi jaringan kantor perseroan lainnya.

Dia melanjutkan bahwa BTN juga memiliki aplikasi mobile banking BTN, internet banking, BTNproperti, rumahmurahbtn, smart residence, dan berbagai fitur lainnya, untuk melayani transaksi perbankan digital bagi nasabah.

Dengan berbagai aksi strategis ini, BBTN tercatat menurunkan rasio beban operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO) sebesar 228 basis poin secara tahunan per 31 Maret 2022.

Berikut daftar KCP Bank BTN yang ditutup pada 8 Juli mendatang:

  1. KCP Padayungan, akan dialihkan ke KC Tasikmalaya
  2. KCP Cisalak, akan dialihkan ke KCP Cimanggis
  3. KCP Kukusan, akan dialihkan ke KCP Beji
  4. KCP Ahmad, Yani akan dialihkan ke KC Bandung
  5. KCP Surapati, akan dialihkan ke KC Bandung
  6. KCP Gatot Subroto, akan dialihkan ke KC Bandung
  7. KCP Semeru, akan dialihkan ke KC Bogor
  8. KCP Kalijati, akan dialihkan ke KCP Subang
  9. KCP Danau Sunter, akan dialihkan ke KCP Taman Sunter Indah
  10. KCP Kawasan Berikat Nusantara, akan dialihkan ke KCP Kebon Bawang
  11. KCP City Mall, akan dialihkan ke KCP Villa Regency
  12. KCP Grand Wijaya Center, akan dialihkan ke KC Jakarta Melawai

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

btn perbankan emiten bank
Editor : Muhammad Khadafi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top