Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Masyarakat Bergaji di Atas Rp5 Juta Rajin Menabung, Cicilan Menyusut

Data BI menunjukkan, per Juni 2022, proporsi tabungan masyarakat menengah ke atas atau bergaji Rp5 juta per bulan tumbuh 0,9 persen secara bulanan.
Rika Anggraeni
Rika Anggraeni - Bisnis.com 10 Juli 2022  |  11:23 WIB
Masyarakat Bergaji di Atas Rp5 Juta Rajin Menabung, Cicilan Menyusut
Ilustrasi menabung dana darurat - Freepik.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Survei konsumen (SK) Bank Indonesia (BI) melaporkan masyarakat dengan penghasilan di atas Rp5 juta per bulan mulai mengurangi cicilan pinjaman dan meningkatkan alokasi dana untuk kebutuhan tabungan dan konsumsi pada Juni 2022.

Berdasarkan kelompok pengeluaran, rasio konsumsi kelompok terhadap pendapatan di atas Rp5 juta per bulan mengalami kenaikan sebesar 1,5 persen dibandingkan bulan sebelumnya (month to month/mtm), dari 68,8 persen pada Mei 2022 menjadi 70,3 persen per Juni 2022.

Adapun, proporsi tabungan terhadap semua jenis pendapatan, mulai dari Rp1 juta sampai dengan di atas Rp5 juta mengalami peningkatan, terutama pada responden dengan tingkat pengeluaran Rp4,1–Rp5 juta per bulan.

Untuk masyarakat berpenghasilan di atas Rp5 juta per bulan menunjukkan bahwa tabungan mengalami peningkatan, dari periode Mei 2022 yang sempat mengalami penurunan menjadi 18,1 persen.

Data BI menunjukkan, per Juni 2022, proporsi tabungan masyarakat menengah ke atas atau bergaji Rp5 juta per bulan tumbuh 0,9 persen secara mtm, naik dari 18,1 persen menjadi 19,0 persen.

Sementara itu, proporsi cicilan pinjaman mengalami koreksi sebesar 2,5 persen. Cicilan pinjaman yang dimiliki masyarakat berpenghasilan di atas Rp5 juta turun menjadi 10,6 persen per Juni 2022, dari sebelumnya sebesar 13,1 persen.

Meski proporsi konsumsi tercatat naik pada masyarakat berpenghasilan di atas Rp5 juta per bulan, namun secara total, proporsi konsumsi terkoreksi tipis 0,1 persen secara bulanan dari 74,3 persen menjadi 74,2 persen.

Sama halnya dengan proporsi pengeluaran responden terkait cicilan pinjaman yang turun 0,1 persen menjadi 9,6 persen dari sebelumnya 9,7 persen pada Mei 2022.

Di sisi lain, proporsi tabungan mengalami pertumbuhan 0,2 persen dibandingkan periode Mei 2022 yang hanya 16 persen, sedangkan per Juni 2022 proporsi tabungan secara total menjadi 16,2 persen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

cicilan kredit tabungan survei konsumen Bank Indonesia
Editor : Farid Firdaus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top