Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Plafon Pinjaman FLPP KPR BSI (BRIS) Tembus Rp469 Miliar

PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS) atau BSI mencatat telah menyalurkan sebanyak 3.220 unit fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) dengan nilai penyaluran sebesar Rp469 miliar per 30 Juni 2022.
Rika Anggraeni
Rika Anggraeni - Bisnis.com 14 Juli 2022  |  17:25 WIB
Plafon Pinjaman FLPP KPR BSI (BRIS) Tembus Rp469 Miliar
Karyawan menunjukkan kartu pembiayaan BSI Hasanah Card di outlet PT Bank Syariah Indonesia KC Jakarta Barat, Kebon Jeruk Jakarta, Senin (1/2 - 2021). Binsis
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS) atau BSI mencatat telah menyalurkan sebanyak 3.220 unit rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan atau FLPP dengan nilai penyaluran sebesar Rp469 miliar per 30 Juni 2022.

Direktur Manajemen Risiko BSI Tiwul Widyastuti mengatakan pihaknya secara konsisten terus mendorong pertumbuhan program strategis pemerintah untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) agar dapat memiliki rumah sesuai prinsip syariah melalui FLPP.

Tiwul mengungkapkan strategi BSI untuk mendorong penyaluran program KPR Sejahtera FLPP di antaranya melalui upaya digitalisasi dan mengoptimalkan market share serta database nasabah existing, juga membangun dan menguatkan sinergi dengan developer terbaik dari setiap daerah untuk memenuhi kebutuhan perumahan bagi MBR.

SEVP Consumer Banking BSI Wawan Setiawan menyatakan total realisasi penyaluran FLPP sejak 2012 sampai dengan 30 Juni 2022 mencapai Rp6,23 triliun atau 50.462 unit rumah.

Wawan mengungkapkan BSI tengah memacu pertumbuhan bisnis pinjaman perumahan memanfaatkan momentum tahun pemulihan ekonomi 2022, salah satunya melalui program FLPP.

“Saat ini, BSI secara umum telah bekerja sama dengan 1.915 pengembang dan terlibat dalam 2.554 proyek,” kata Wawan dalam keterangan tertulis, dikutip Kamis (14/7/2022).

Wawan menyatakan emiten bersandi saham BRIS itu akan memanfaatkan peluang, di mana target jumlah rumah MBR yang mendapatkan bantuan pembiayaan perumahan terus ditingkatkan, yakni dari 55.000 unit pada 2022 menjadi 70.000 unit pada 2023, dan 88.845 unit pada 2024.

Adapun target pembangunan rumah swadaya bagi MBR juga bakal dikatrol, dari 118.960 unit pada 2022, menjadi 177.925 unit pada 2023, dan 205.225 unit pada 2024.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

flpp bri BRIS Bank Syariah Indonesia kpr
Editor : Anggara Pernando
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top