Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Malacca Trust Wuwungan Insurance (MTWI) Laporkan Rugi Rp4,84 Miliar

Asuransi Malaca Trust (MTWI) melaporkan rugi mencapai Rp4,84 miliar pada 9 bulan pertama 2022 ini.
Ilustrasi petugas asuransi Malacca Trust (MTWI)./Istimewa
Ilustrasi petugas asuransi Malacca Trust (MTWI)./Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – PT Malacca Trust Wuwungan Insurance Tbk. (MTWI) dan entitas anak melaporkan membukukan rugi bersih tahun berjalan sebesar Rp4,11 miliar pada 6 bulan pertama 2022. Rugi tersebut menyusut 15 persen jika dibandingkan pada periode yang sama tahun lalu dengan rugi mencapai Rp4,84 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (24/10/2022), menyusutnya rugi MTWI hingga 15 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) itu disebabkan pertumbuhan premi bruto yang naik 40,35 persen yoy menjadi Rp199,27 miliar. Berbanding Rp141,98 miliar dari periode yang sama tahun sebelumnya. Dari premi ini pendapatan underwriting perusahaan dilaporkan tumbuh 34,5 persen yoy dari Rp29,51 miliar menjadi Rp39,7 miliar pada 30 Juni 2022.

Sementara itu, klaim bruto Malacca Trust Wuwungan Insurance dapat ditekan 19,6 persen yoy menjadi Rp106,31 miliar. 

Entitas yang dahulu dikenal sebagai PT Asuransi Wuwungan itu juga mencatatkan total liabilitas yang tumbuh 26,61 persen yoy menjadi Rp462,01 miliar dan total ekuitas neto mencapai 3,83 persen yoy menjadi Rp133,69 miliar pada kuartal II/2022.

Pertumbuhan juga terjadi pada total aset yang dimiliki emiten bersandi saham MTWI sebesar 20,7 persen yoy. Aset perseroan tumbuh dari Rp493,67 miliar menjadi Rp595,7 miliar.

Jika dilihat dari perhitungan batas tingkat solvabilitas, rasio pencapaian solvabilitas yang dimiliki MTWI mencapai 205 persen per 30 Juni 2022, turun dari periode yang sama tahun lalu berada di angka 231 persen. Namun, angka ini masih di atas ambang threshold 120 persen sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Kemudian, perusahaan yang digenggam 67,13 persen saham oleh PT Batavia Prosperindo Internasional Tbk. ini mencatatkan sisi rasio keuangan berupa rasio likuiditas dan rasio kecukupan investasi yang turun masing-masing menjadi 110 persen dan 165 persen pada posisi akhir Juni 2022. Sedangkan pada kuartal II/2021, baik rasio likuiditas dan rasio kecukupan MTWI berada di angka 127 persen dan 225 persen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Rika Anggraeni
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper