Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

E-KYC Bantu CIMB Niaga (BNGA) Akuisisi Nasabah Baru

Digitalisasi yang dilakukan oleh CIMB Niaga efektif dalam merangkul nasabah baru.
Karyawati beraktivitas di salah satu cabang Bank CIMB Niaga di Jakarta. Bisnis/Arief Hermawan P
Karyawati beraktivitas di salah satu cabang Bank CIMB Niaga di Jakarta. Bisnis/Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA - Jumlah pengguna OCTO Mobile, super aplikasi milik PT Bank CIMB Niaga Tbk. (BNGA), terus bertumbuh seiring dengan strategi perusahaan yang terus mendekatkan diri dengan masyarakat.

Melalui E-KYC, OCTO Mobile mencatatkan pertumbuhan pengguna hingga 10.000 pengguna baru per bulan.  E-KYC (electronic know your customer) adalah proses verifikasi data nasabah/pelanggan dengan memanfaatkan teknologi.

Verifikasi dilakukan tanpa kertas dan melalui jaringan internet, sehingga dapat dilakukan di mana saja. 

Head of Digital Banking Branchless & Partnership CIMB Niaga Lusiana Saleh mengatakan pada tahun ini masyarakat yang membuka tabungan melalui kanal digital tumbuh positif.

Kehadiran OCTO Mobile dengan fitur-fitur menariknya, membuat masyarakat nyaman dan percaya untuk membuka tabungan lewat super aplikasi tersebut. 

“Tahun ini yang menjadi jaya raya itu adalah E-KYC, buka tabungannya lewat online. Orang daftar tabungan lewat OCTO Mobile tersebut. Satu bulannya sekitar 10.000-an lebih,” kata Lusiana kepada Bisnis, Jumat (2/12/2022). 

Selain melalui OCTO Mobile, lanjutnya, kantor masa depan CIMB Niaga yaitu Digital Lounge, juga berkontribusi dalam mengakusisi nasabah baru. CIMB Niaga meletakan Digital Lounge di sejumlah tempat stategis, salah satunya mal.

Di sana terdapat seorang petugas dan perangkat self service banking, yang membantu nasabah dalam membuka rekening baru. 

“Kalau hanya terdapat mesin, masyarakat akan takut untuk masuk. Jadi berdasarkan data internal, kami tambahkan orang di sana untuk membantu buka rekening,” kata Lusiana. 

Lusiana mengatakan dengan dioperasikan di mal-mal, Digital Lounge juga memiliki jam buka yang lebih panjang dibandingkan dengan kantor cabang konvensional.

“Ke mana orang-orang pergi saat akhir pekan? kami melihat behaviour mereka ke mal. Jadi nasabah yang tidak bisa datang ke kantor cabang saat hari biasa, bisa datang ke Digital Lounge,” kata Lusiana. 

Lusiana menambahkan meski telah memiliki konsep digital, perusahaan juga masih mengandalkan kantor cabang sebagai kanal untuk mengakuisisi nasabah, mengingat jumlah kantor cabang perusahaan yang mencakup 418 kantor cabang yang tersebar di berbagai kota di Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Leo Dwi Jatmiko
Editor : Wahyu Arifin
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper