Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Ini Pengertian, Tujuan dan Cara Memilih Saving Plan yang Aman

Tujuan membeli produk asuransi saving plan bergantung pada situasi keuangan pribadi tiap individu.
Ileny Rizky
Ileny Rizky - Bisnis.com 06 Desember 2022  |  12:30 WIB
Ini Pengertian, Tujuan dan Cara Memilih Saving Plan yang Aman
Asuransi
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Saving plan adalah produk asuransi tradisional yang menawarkan manfaat perlindungan terhadap risiko jiwa, yang sekaligus dapat memberikan tambahan manfaat investasi di akhir kontrak, atau penghentian pertanggungan.

Selain itu, saving plan adalah produk tabungan yang memberikan manfaat asuransi jiwa yang berupa santunan meninggal dunia maupun kondisi meninggal yang diakibatkan dari kecelakaan.

Otoritas Jasa Keuangan menjatuhkan sanksi terakhir kepada kasus yang menimpa PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha (WanaArtha Life) pada Senin (5/12/2022), terkait produk asuransi saving plan.

Kepala Eksekutif Pengawas IKNB Ogi Prastomiyono menyampaikan bahwa OJK telah mencabut izin Wanaartha Life. Keputusan ini dijatuhkan lantaran perusahaan ini tidak memenuhi Risk Based Capital (RBC) bisnis yang telah ditetapkan OJK. RBC merupakan perbandingan antara modal suatu perusahaan asuransi, dengan risiko yang akan terjadi. 

"Pencabutan izin Wanaartha dilakukan karena perusahaan ini tidak bisa memenuhi RBC yang ditetapkan OJK," kata Ogi Prastomiyono.

Lebih lanjut Ogi mengatakan bahwa selisih antara antara kewajiban dengan aset yang tinggi, menjadikan RBC perusahaan tidak menjadi negatif. Sedangkan penyebab RBC PT WAL disebabkan oleh penjualan produk sejenis saving plan.

OJK menemukan bahwa laporan keuangan yang disampaikan kepada OJK maupun laporan keuangan publikasi itu berbeda, atau tidak sesuai dengan kondisinya. Setelah dilakukannya penyidikan terhadap dugaan tindak pidana yang dilakukan oleh pengurus, pemegang saham pengendali, dan pegawai. OJK yang berkolaborasi dengan penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri akhirnya menetapkan sebanyak tujuh orang yang terkuak sebagai tersangka dalam kasus ini.

Meskipun begitu, banyak juga masyarakat yang belum mengetahui apa itu saving plan? Untuk itu simak dan pahami pengertian dari saving plan yang merupakan jenis produk yang dijual oleh PT WAL ini.

Tujuan dari Saving Plan

Melansir Investopedia, tujuan membeli produk asuransi saving plan itu bergantung pada situasi keuangan pribadi tiap individu. Adapun contoh tujuan saving plan diantaranya:

– Penghematan darurat
– Rencana liburan
– Pengaturan pernikahan
– Membeli rumah
– Perbaikan atau perbaikan rumah
– Membeli kendaraan
– Perencanaan kuliah
– Tabungan pensiun.

Bagaimana cara memilih produk asuransi saving plan yang aman?

1. Mulailah dengan inventaris keuangan

Cara yang pertama adalah Anda pelu mengenal dan mengetahui di mana Anda akan berdiri secara finansial. Ini dapat membantu dalam menentukan titik awal Anda untuk memilih saving plan.

Mulailah dengan membuat inventaris keuangan berupa daftar aset dan liabilitas likuid Anda .

Daftar aset itu dapat meliputi:
– Uang tunai
– Rekening giro
– Rekening tabungan
– Akun pasar uang
– Sertifikat deposito (CD)
– Rencana 401(k) (dan program pensiun yang –disponsori pemberi kerja lainnya )
– Akun pensiun individu (IRA)
– Rekening tabungan kesehatan (HSA)
– Akun broker

2. Tetapkan tujuan asuransi

Langkah selanjutnya adalah menentukan tujuan, tentukan bagaimana tujukan jangka pendek atau jangka panjang yang akan dimasukkan ke dalam rencana.

Sasaran jangka pendek mencakup hal-hal yang dibutuhkan untuk menghemat uang dalam waktu dekat. Misalnya, salah satu prioritas saving untuk keadaan darurat.

Saat menetapkan saving plan, jangan lupa perhatikan dengan spesifik, terukur, dapat dicapai, realitas dan memiliki batasan waktu.

3. Putuskan berapa banyak dana dialokasikan

Jika memiliki anggaran bulanan, Anda mungkin sudah mengetahui berapa banyak uang ekstra yang tersedia untuk dipisahkan setiap bulan.

Jika Anda seorang pemula, pertama-tama Anda harus menjumlahkan penghasilan dan mengurangi pengeluaran Anda untuk menghitung berapa banyak dana yang tepat untuk dialokasikan.

4. Tentukan tempat atau perusahaan penyedia saving plan

Opsi yang Anda pilih dapat bergantung pada tujuan. Misalnya, jika Anda menabung untuk keadaan darurat, uang Anda harus mudah diakses. Maka pelajari dulu tempat dan bagaimana mekasnisme produk saving plan yang akan Anda pilih.

Pada saat yang sama, Anda mungkin ingin mendapatkan tingkat bunga yang tinggi dari tabungan Anda. Oleh karena itu, rekening tabungan hasil tinggi bisa menjadi pilihan terbaik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

saving plan asuransi OJK Wanaartha Life
Editor : Novita Sari Simamora
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top