Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Nasabah Tajir Bank Muamalat Sumbang 25 Persen dari Total DPK

Total dana pihak ketiga (DPK) Bank Muamalat diperkirakan tembus Rp11,23 triliun yang didominasi oleh nasabah tajir atau prioritas.
Alifian Asmaaysi
Alifian Asmaaysi - Bisnis.com 08 Desember 2022  |  18:10 WIB
Nasabah Tajir Bank Muamalat Sumbang 25 Persen dari Total DPK
Karyawati beraktivitas di depan kantor cabang PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. di Jakarta, Selasa (12/7/2022). Bisnis - Abdurachman
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA -Pelaksana Tugas Direktur Utama PT Bank Muamalat Tbk. Hery Syafril mengatakan kontribusi nasabah prioritas  telah menyumbang 25 persen dari total dana pihak ketiga perseroan.

Untuk diketahui sebelumnya, Bank Muamalat bukukan pengumpulan dana pihak ketiga (DPK) pada kuartal III/2022 sebesar Rp44,95 triliun. Dengan demikian, kontribusi nasabah prioritas Bank muamalat dapat diperkirakan tembus Rp11,23 triliun.

Mendukung hal tersebut, Bank Muamalat Indonesia akan memaksimalkan pelayanannya dengan membuka Priority Center baru di kantor cabang Buaran, Jakarta Timur.

Lebih lanjut dijelaskan, priority Center dikhusus untuk nasabah prioritas Bank Muamalat yang menawarkan berbagai kemudahan dan kenyamanan transaksi seperti jalur bebas antre, private dealing room, business lounge, dan meeting room.

"Segmen prioritas merupakan salah satu fokus bisnis perseroan. Saat ini kontribusi segmen prioritas adalah sebesar 25 persen dari total Dana Pihak Ketiga (DPK). Oleh karena itu, pembukaan Priority Center di Buaran menunjukkan bahwa potensi bisnis di segmen ini masih terbuka lebar dan kami akan memaksimalkannya," jelas Hery dalam keterangan tertulis yang diterima Bisnis pada Kamis (8/12/2022).

Hingga saat ini, Bank Muamalat telah memiliki 7 Priority Center yang tersebar di 5 kota besar yakni Jakarta, Medan, Bandung, Surabaya dan Makassar.

"Pembukaan ini merupakan bagian dari strategi Bank Muamalat yang diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan nasabah prioritas," jelas manajemen Bank Muamalat.

Sementara itu, untuk dapat tergabung ke dalam segmen prioritas di Bank Muamalat, nasabah harus memiliki minimal total dana Rp500 juta.

Adapun, keuntungan yang ditawarkan bila menjadi nasabah prioritas Bank Muamalat antara lain layanan produk premium untuk investasi dan proteksi berbasis syariah  serta benefit bebas biaya transaksi.

Selain itu, nasabah yang hendak berinvestasi pada sukuk ritel maupun sukuk tabungan yang diluncurkan pemerintah pada pasar perdana, dapat melakukan pembelian secara online melalui saluran internet banking Bank Muamalat.

Sebagai informasi, pada kuartal III/2022 Bank Muamalat mencatatkan Profit Before Tax (PBT) sebesar Rp40 miliar atau tumbuh 332 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Sedangkan total aset tercatat tumbuh sebesar 15 persen (yoy) dari Rp52,1 triliun menjadi Rp59,7 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank muamalat nasabah prioritas dana pihak ketiga
Editor : Feni Freycinetia Fitriani
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top