Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

BI Rate Naik Lagi, Intip Suku Bunga Kredit di 10 Bank Besar RI

Simak daftar suku bunga kredit di 10 bank besar di Indonesia saat BI-7DRR atau BI rate naik lagi jadi 5,75 persen.
Ilustrasi suku bunga perbankan./ Dok. Freepik.
Ilustrasi suku bunga perbankan./ Dok. Freepik.

Bisnis.com, JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menaikan suku bunga acuannya pada awal tahun ini. Suku bunga dasar kredit (SBDK) pun tercatat ikut terkerek seiring kenaikan suku bunga acuan tersebut. Berikut bocoran suku bunga kredit di 10 bank.

Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI bulan ini telah memutuskan untuk kembali menaikan suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,75 persen. Suku bunga deposit facility pun naik sebesar 25 bps menjadi 5 persen, dan suku bunga lending facility naik sebesar 25 bps menjadi 6,5 persen.

Kenaikan suku bunga acuan BI itu menjadi yang keenam kalinya terjadi secara beruntun sejak Agustus 2022.

Sementara, BI mencatat bahwa seiring dengan kenaikan suku bunga acuannya itu, suku bunga perbankan nasional termasuk SBDK mengalami kenaikan terbatas. Suku bunga kredit pada Desember 2022 tercatat sebesar 9,5 persen atau meningkat tipis sebesar 21 bps dibanding dengan level pada Juli 2022.

Bank-bank besar di Indonesia pun telah mengambil ancang-ancang melakukan penyesuaian terhadap suku bunga kreditnya itu. Presiden Direktur PT Bank CIMB Niaga Tbk. (BNGA) Lani Darmawan mengatakan bahwa dalam setahun terakhir, memang terjadi peningkatan suku bunga, termasuk suku bunga kredit.

"Ini tidak terelakkan naik, sejalan dengan kenaikan suku bunga acuan," katanya kepada Bisnis beberapa waktu lalu.

Corporate Secretary PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) Rudi As Aturridha mengatakan dengan kenaikan suku bunga acuan dari BI itu, diproyeksikan bank-bank akan secara bertahap menyesuaikan tingkat suku bunga kredit.

"Kami sendiri akan mempertimbangkan kondisi likuiditas pasar, struktur biaya dana, kondisi pasar serta dampak terhadap peningkatan suku bunga kredit," ujar Rudi.

Corporate Secretary PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) Aestika Oryza Gunarto juga mengatakan bahwa penyesuaian suku bunga kredit di bank akan memperhatikan faktor-faktor seperti biaya dana, kondisi perekonomian serta kondisi pasar atau persaingan.

"Namun, BRI tentu terus berupaya untuk menawarkan suku bunga simpanan dan pinjaman yang atraktif kepada masyarakat," kata Aestika.

Sementara, Executive Vice President Corporate Communication & Social Responsibility PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) Hera F. Haryn mengatakan bahwa perseroan hingga saat ini belum menaikan suku bunga kreditnya meskipun suku bunga acuan BI terus merangkak naik hingga bulan ini. 

Untuk diketahui, SBDK digunakan sebagai dasar penetapan suku bunga kredit yang akan dikenakan oleh bank kepada nasabah. 

Adapun, SBDK belum memperhitungkan komponen estimasi premi risiko yang besarnya tergantung dari penilaian Bank terhadap risiko masing-masing debitur atau kelompok debitur. Dengan demikian, besarnya suku bunga kredit yang dikenakan kepada debitur belum tentu sama dengan SBDK.

Berikut data suku bunga kredit atau SBDK di 10 bank besar Indonesia

Data Suku Bunga Kredit di 10 Bank Besar (%)
Nama BankKredit KorporasiKredit RitelKredit MikroKPRNon-KPR 
Bank Mandiri 8,058,3011,307,308,80
BRI88,25147,258,75
BCA7,958,20NA7,205,96
BNI88,25NA7,258,75
BTN88,25NA7,258,75
CIMB NIAGA88,75NA7,258,50
Bank Danamon8,50NA8,259,25
Bank Permata8,50NA8,508,50
OCBC NISP8,508NA8,09,25
Bank Panin8,588,2514,907,757,94 

Sumber: Perbankan, OJK, diolah

*Data bervariasi mulai dari Oktober 2022 hingga 31 Januari 2023. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper