Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Siap Tebar Dividen, Adira Finance (ADMF) Minta Restu Pemegang Saham

PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk. (ADMF) atau Adira Finance akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Selasa, 4 April 2023.
Karyawan beraktivitas di kantor Adira Finance di Jakarta. Bisnis/Endang Muchtar
Karyawan beraktivitas di kantor Adira Finance di Jakarta. Bisnis/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA — PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk. (ADMF) atau Adira Finance akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Selasa, 4 April 2023.

Direksi Adira Finance menyampaikan setidaknya ada delapan mata acara yang akan dibahas dalam RUPST. Satu dari delapan mata acara tersebut adalah penetapan penggunaan laba untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2022, salah satunya terkait pembayaran dividen.

“Mengusulkan kepada rapat untuk menyetujui penggunaan laba tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2022, yaitu satu persen dari laba bersih disisihkan sebagai dana cadangan, sebagian dibayarkan sebagai dividen, dan sisa dari laba bersih yang belum ditentukan penggunaannya ditetapkan sebagai laba ditahan perseroan,” kata direksi ADMF dalam keterbukaan informasi, Senin (13/3/2023).

Rapat yang akan dilaksanakan di Ballroom B, Ayana Midplaza Jakarta pada pukul 10.00 WIB sampai dengan selesai itu juga akan meminta persetujuan laporan tahunan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2022.

Diikuti dengan pengesahan laporan keuangan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2022, serta pengesahan laporan tugas pengawasan dewan komisaris untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2022.

Selanjutnya, RUPST juga akan membahas penunjukan Akuntan Publik (AP) yang akan melakukan audit terhadap laporan keuangan perseroan yang berakhir pada 31 Desember 2023.

Mata acara lainnya adalah rapat akan membahas penetapan besarnya gaji dan tunjangan dan/atau penghasilan lain dari anggota direksi perseroan, penetapan besarnya gaji atau honorarium dan tunjangan lain dari anggota dewan komisaris perseroan, serta penetapan besarnya honorarium dan tunjangan lain dari anggota dewan pengawas syariah perseroan.

Agenda berikutnya adalah mengusulkan untuk menyetujui perubahan komposisi terhadap susunan anggota dewan komisaris dan direksi perseroan. Berikutnya, meminta persetujuan rencana penerbitan efek bersifat utang melalui penawaran umum.

“RUPST juga akan meminta persetujuan untuk mengalihkan dan/atau menjadikan jaminan utang kekayaan perseroan yang merupakan lebih dari 50 persen jumlah kekayaan bersih perseroan,” lanjutnya.

Mata acara terakhir RUPST Adira Finance adalah membahas pertanggungjawaban realisasi penggunaan dana hasil penerbitan obligasi dan sukuk.

“Perseroan akan melaporkan realisasi penggunaan dana hasil penerbitan dana hasil penerbitan Obligasi Berkelanjutan V Adira Finance Tahap III Tahun 2022 dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan IV Tahap III Tahun 2022,” tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Rika Anggraeni
Editor : Pandu Gumilar
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper