Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Taspen Buka Suara Terkait Laporan Keuangan yang Tak Bisa Diakses Publik

Taspen menjelaskan laporan keuangan perusahaan ditujukan bagi BPK, Kementerian BUMN, Kementerian Keuangan, BPKP, OJK, pemegang saham, dan manajemen
Petugas Taspen melayani salah satu penerima manfaat beberapa waktu lalu./Istimewa
Petugas Taspen melayani salah satu penerima manfaat beberapa waktu lalu./Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA— PT Dana Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri (Persero) atau Taspen buka suara terkait kabar viral laporan keuangan perseroan yang masih belum bisa diakses oleh publik. Laporan keuangan perseroan menjadi perhatian pasca kasus dugaan korupsi investasi fiktif. 

Corporate Secretary Taspen Yoka Krisma Wijaya tak menjelaskan secara rinci alasan laporan keuangan perseroan tidak dapat diakses publik melalui website resmi Taspen. Namun demikian, dia mengaku perseroan tetap berkomitmen untuk mengedepankan prinsip transparansi menjalankan operasional dan bisnis. 

Adapun salah satu upaya menjalankan prinsip transparansi tersebut adalah dengan menerbitkan laporan keuangan dan turunannya berdasarkan Standar Audit (SA) 800 yang dirancang dengan kerangka bertujuan khusus (special purpose). Laporan keuangan tersebut ditujukan untuk beberapa stakeholder. 

“Di mana laporan keuangan ditujukan bagi BPK [Badan Pemeriksa Keuangan], Kementerian BUMN, Kementerian Keuangan, BPKP [Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan], OJK [Otoritas Jasa Keuangan], Pemegang Saham, Dewan Komisaris, dan Direksi Taspen,” ungkap Yoka saat dihubungi Bisnis, Senin (6/5/2024). 

Yoka menambahkan prinsip transparansi tersebut diterapkan guna menciptakan tata kelola perusahaan yang baik atau good corporate governance (GCG). 

Adapun berdasarkan Undang-undang (UU) Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik menyebut hak memperoleh informasi merupakan hak asasi manusia dan keterbukaan informasi publik merupakan salah satu ciri penting negara demokratis yang mendung tinggi kedaulatan rakyat untuk mewujudkan penyelenggaraan negara yang baik.

Selain itu baru-baru ini melalui keterangan resminya, bertepatan dengan hari keterbukaan informasi nasional (HAKIN), Taspen menyebut pihaknya berupaya aktif dalam mendukung transparansi dan akuntabilitas perusahaan secara berkelanjutan melalui pemberian akses informasi perusahaan yang akurat dan relevan untuk publik secara inklusif.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper