Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PENYEHATAN BUMI ASIH: OJK Beri Tenggat Waktu 2 Bulan

BISNIS.COM, JAKARTA--- Perusahaan yang masuk dalam pengawasan khusus Otoritas Jasa Keuangan (OJK), PT Asuransi Jiwa Bumi Asih Jaya, diberi kesempatan untuk menyelesaikan persoalan kesehatan keuangan yang mendera perseroan dalam jangka waktu 1 hingga
Yodie Hardiyan
Yodie Hardiyan - Bisnis.com 17 Juni 2013  |  14:42 WIB

BISNIS.COM, JAKARTA--- Perusahaan yang masuk dalam pengawasan khusus Otoritas Jasa Keuangan (OJK), PT Asuransi Jiwa Bumi Asih Jaya, diberi kesempatan untuk menyelesaikan persoalan kesehatan keuangan yang mendera perseroan dalam jangka waktu 1 hingga 2 bulan.

 Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non-bank OJK Firdaus Djaelani memaparkan apabila dalam tenggat waktu yang ditentukan perusahaan ini tidak dapat menyelesaikan persoalannya, regulator akan bersikap.

 “Ya habis PKU apa sih, ya dicabut [ijin usahanya],” kata Firdaus seusai penandatanganan kerjasama terkait tata kelola perusahaan antara International Finance Corporation (IFC) dengan OJK di Jakarta, Senin (17/6).

Perusahaan ini telah mendapat sanksi pembekuan kegiatan usaha (PKU) sejak tahun lalu. OJK diklaim telah berkomunikasi dengan pemegang saham perseroan, namun belum dengan pemegang polis. Regulator awalnya telah memberi kesempatan untuk mengatasi persoalan solvensi yang mendera perseroan ini.

 “Termasuk mengundang calon investor dari dalam dan luar [negeri],” kata Firdaus. Namun, OJK menerangai adanya ketidakkompakan antara pemegang saham Bumi Asih sehingga penyelesaian persoalan belum menemui titik terang.

 Saat ini perseroan masih dikenai sanksi PKU. Firdaus menjelaskan perusahaan dilarang menjual polis baru, namun diperkenankan menerima pembayaran-pembayaran premi lanjutan dari nasabah lama. “Dan juga wajib bayar klaim-klaim.”

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ojk asuransi jiwa bumi asih jaya
Editor : Ismail Fahmi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top