Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

30.000 Pekerja Mandiri Daftar BPJS Kesehatan

Sebanyak 30.000 pekerja mandiri atau pekerja bukan penerima upah telah mendaftar ke Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan sejak lembaga ini beroperasi pada 1 Januari 2014.
Yodie Hardiyan
Yodie Hardiyan - Bisnis.com 06 Januari 2014  |  14:04 WIB
Ilustrasi - Antara
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Sebanyak 30.000 pekerja mandiri atau pekerja bukan penerima upah telah mendaftar ke Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan sejak lembaga ini beroperasi pada 1 Januari 2014.

Fajriadinur, Direktur Pelayanan BPJS Kesehatan, mengatakan pekerja mandiri itu dapat melakukan pendaftaran di kantor cabang BPJS Kesehatan (dulu kantor cabang PT Askes) yang tersebar di Indonesia.

“Sejak 1 Januari 2014, kami buka pendaftaran,” katanya dalam Diskusi Media: Apa yang Terjadi dalam Pelayanan BPJS Kesehatan Hari Ini di Media Center BPJS Kesehatan, Senin (6/1)

Pekerja mandiri atau pekerja informal yang hendak mendaftar dapat membawa kartu tanda penduduk, foto serta mengisi sejumlah formulir. Pembayaran iuran dapat melalui bank yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan yakni PT Bank Negara Indonesia Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk dan PT Bank Mandiri Tbk.

Iuran pekerja tidak formal seperti artis, nelayan atau petani tidak ditetapkan berdasarkan persentase upah melainkan nominal uang dan dibagi ke dalam tiga kelas yakni kelas I (Rp59.500), kelas II (Rp42.500) dan kelas III (Rp25.500).

Pada tahun ini, BPJS Kesehatan diperkirakan bakal menangani sekitar 121 juta peserta. Peserta lembaga ini paling banyak merupakan peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) sebanyak 86,4 juta orang. Iuran mereka dibayar menggunakan dana APBN senilai Rp19.225 per orang per bulan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bpjs askes bpjs kesehatan
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top