Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KINERJA PERBANKAN: Dividen Bank Victoria 13,3% dari Laba Bersih

PT Bank Victoria Internasional Tbk. membagikan dividen tunai senilai Rp35 miliar atau 13,33% dari laba bersih tahun buku 2013.
Sukirno
Sukirno - Bisnis.com 24 April 2014  |  13:36 WIB
Bank Victoria - Bisnis.com
Bank Victoria - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Victoria Internasional Tbk. membagikan dividen tunai senilai Rp35 miliar atau 13,33% dari laba bersih tahun buku 2013.

Direktur Utama Bank Victoria Eko R. Gindo menuturkan dalam paparan publik usai rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) yang digelar pada Kamis (24/4/2014).

"Pemegang saham memutuskan untuk membagikan dividen 13,33% dari laba bersih," ungkapnya.

Selain pembagian dividen, persetujuan laporan keuangan periode 2013. Pemegang saham memutuskan dana laba bersih digunakan untuk pembentukan dana cadangan senilai Rp25 miliar, dan sisanya senilai Rp202,63 miliar digunakan sebagai laba ditahan.

Seperti diketahui, emiten berkode BVIC itu berhasil membukukan laba bersih hingga Rp262,63 miliar pada akhir 2013, tumbuh 27,76% dari posisi Rp205,56 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Peningkatan laba ditopang oleh pendapatan bunga bersih mencapai Rp401,17 miliar, tumbuh 33,48%. Meski tipis, margin bunga bersih perseroan mencatatkan penaikan dari posisi 3,12% menjadi 3,38% pada akhir 2013.

Total kredit disalurkan perseroan hingga 2013 mencapai Rp10,44 triliun, tumbuh 42,23% dari posisi Rp7,34 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, total dana pihak ketiga yang dihimpun Bank Victoria mencapai Rp14,11 triliun atau tumbuh 29,92% year on year.

Komposisi DPK perseroan masih didominasi oleh deposito. Adapun komposisi DPK perseroan terdiri dari giro senilai Rp1,06 triliun, tabungan Rp670,69 miliar dan simpanan berjangka (deposito) mencapai Rp12,38 triliun.

Meski pertumbuhan DPK lebih lamban dari dibanding dari kredit, rasio pembiayaan terhadap pendanaan (loan to deposit ratio/LDR) masih 74,02%. Selain itu, rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) perseroan mencatatkan peningkatan dari posisi 17,96% menjadi 18,2%.

Bank bermodal inti Rp1,51 triliun ini, berhasil pembaikan rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) net dari posisi 1,76% menjadi 0% hingga akhir 2014. Sedangkan NPL gross Bank Victoria dari posisi 2,24% menjadi 0,7% hingga Desember 2013.

Selain itu, laba perseroan juga didongkrak oleh pendapatan operasional selain bunga,tumbuh hingga 46,65% menjadi Rp172,34 miliar.

Hingga akhir 2013, perseroan berhasil membukukan aset menjadi Rp18 triliun, tumbuh 32,74% pada periode yang sama tahun sebelumnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank victoria
Editor : Sepudin Zuhri

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top