Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

RUU Perbankan: DPR Pastikan Kepemilikan Asing Di Bawah 50%

Komisi XI DPR yang menaungi masalah keuangan memastikan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perbankan bisa diselesaikan pada tahun ini dengan poin prioritas pembatasan kepemilikan saham asing.
Arys Aditya
Arys Aditya - Bisnis.com 21 Januari 2015  |  21:10 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA--Komisi XI DPR yang menaungi masalah keuangan memastikan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perbankan bisa diselesaikan pada tahun ini dengan poin prioritas pembatasan kepemilikan saham asing.

Wakil Ketua Komisi XI sekaligus Ketua Panitia Kerja RUU Perbankan Gus Irawan Pasaribu mengungkapkan RUU Perbankan menjadi prioritas karena DPR menilai industri perbankan sudah kelewat liberal dengan tidak membatasi kepemilikan saham oleh asing di industri perbankan.

"Belum dibicarakan mengenai besaran pasti pembatasan. Tapi yang jelas, kami akan batasi kepemilikan asing, di bawah 50%. Itu yang paling mendesak, kalau tidak, bisa habis kita," ungkapnya, Rabu (21/1).

Sebelumnya, dalam draf RUU Perbankan tercantum bahwa kepemilikan asing dibatasi hanya 40%. Namun, draf rancangan ini kemudian ditinjau ulang setelah mendapat tentangan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama sejumlah stakeholder perbankan.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kepemilikan asing ruu perbankan
Editor : Rustam Agus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top