Pacu Pembiayaan Kendaran Bekas, Ini Rencana Aksi Adira Finance

PT Adira Dinamika Multifinance (Adira Finance) berambisi untuk menggenjot pembiayaan sepeda motor bekas hingga 20% pada tahun ini.
Amanda Kusumawardhani | 02 Maret 2015 15:24 WIB

Bisnis.com, JAKARTA— PT Adira Dinamika Multifinance (Adira Finance) berambisi untuk menggenjot pembiayaan sepeda motor bekas hingga 20% pada tahun ini.

“Kondisi tidak bersahabat sempat menimpa Adira Finance pada tahun lalu sehingga pembiayaan motor bekas hanya naik 2%. Tapi, tahun ini, kami optimis dapat mencapai target yang telah ditetapkan,” kata Head of National Used Motorcycle Adira Finance Sugianto seperti dikutip dari harian Bisnis Indonesia, Senin (2/3/2015).

Optimisme tersebut didukung dengan prediksi ekonomi Indonesia bakal tumbuh lebih moncer, apalagi Bank Indonesia tercatat memangkas suku bunga acuan di level 7,5% baru-baru ini.

Untuk mewujudkan target tersebut, Adira Finance berencana mengadakan serangkaian kegiatan untuk menggenjot kinerja dealer rekanan dan konsumen loyalnya. Misalnya, Adira Finance bakal memberikan modal kredit bagi dealer yang kekurangan modal, penghargaan bagi dealer yang memiliki kinerja signifikan, dan mempererat komunikasi di antara komunitas pelaku usaha sepeda motor bekas.

Menurut Sugianto, industri sepeda motor bekas berbeda dibandingkan sepeda motor yang baru. Industri ini membutuhkan kepercayaan, sikap jujur, dan pengetahuan yang dalam mengenai perkembangan motor bekas di Indonesia.

“Kami selalu mengadakan meet up setiap enam bulan sekali agar para dealer dapat bertukar informasi mengenai bisnis mereka. Strategi untuk menggandeng komunitas seperti ini sangat efektif untuk menggenjot kinerja Adira Finance,” tuturnya.

Setiap semester, Adira Finance selalu mengundang 300 dealer motor bekas untuk menghadiri Mokas Priority. Dalam ajang ini, Adira Finance biasanya memberikan penghargaan bagi dealer yang memiliki kontribusi signifikan terhadap bisnis perusahaan pembiayaan ini.

Hingga tahun lalu, Adira mengklaim telah menjalin kerja sama dengan 4.000 dealer. Pada semester II/2015, perusahaan yang menginduk ke PT Bank Danamon TBK bakal meluncurkan ‘dealer’s support system’.

Sistem tersebut merupakan bentuk dukungan Adira Finance untuk membantu bisnis dealer yang menjadi rekanannya.
Per Desember tahun lalu, Adira Finance tercatat membiayai 550.000 unit sepeda motor bekas. Namun, jika dilihat secara proporsi, sepeda motor bekas hanya menyumbang 30% dari total sepeda motor yang dibiayai.

Selain memberi dukungan kepada dealer rekanan, perusahaan pembiayaan ini juga berencana mengadakan program berhadiah yang dinamakan Adira X-tra Bonus “Bisa Pilih” bagi konsumen pada minggu depan.

“Program ini khusus didesain bagi konsumen, semacam penghargaan bagi konsumen loyal kami. Mudah-mudahan, kepercayaan mereka dapat terjaga sehingga terus menggunakan jasa Adira Finance,” tambahnya.

Sementara itu, secara keseluruhan, Adira Finance membukukan laba bersih senilai Rp 792,16 miliar, atau turun 53,60% dibandingkan periode sama pada tahun 2013 yang mencapai Rp 1,7 triliun.

Adapun, Adira Finance berhasil meraup total pendapatan senilai Rp8,251 triliun, atau naik 2,31% dari Rp8,064 triliun per Desember 2013. Pada saat yang sama, beban keseluruhan juga merangkak naik menjadi Rp7,19 triliun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
adira finance, mobkas

Editor : Hendri Tri Widi Asworo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top