Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KECELAKAAN RS DR SARDJITO: BPJS Ketenagakerjaan Janjikan Korban Terima 48 Kali Gaji

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan memastikan korban kecelakaan kerja proyek pengecatan di Pusat Jantung Terpadu Rumah Sakit Dr Sardjito, Jogjakarta akan dibayarkan hak pertanggungannya.nn
Anggara Pernando
Anggara Pernando - Bisnis.com 24 Oktober 2016  |  13:37 WIB
Ilustrasi BPJS Ketenagakerjaan - bpjsketenagakerjaan.go.id
Ilustrasi BPJS Ketenagakerjaan - bpjsketenagakerjaan.go.id

Bisnis.com, JAKARTA -- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan memastikan korban kecelakaan kerja proyek pengecatan di Pusat Jantung Terpadu Rumah Sakit Dr Sardjito, Jogjakarta akan dibayarkan hak pertanggungannya.

Agus Susanto, Direktur Utama BPJST Ketenagakerjaan, menuturkan korban terdaftar dalam program perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja . Oleh karenanya, ahli waris yang bersangkutan berhak menerima santunan kematian yang disebabkan kecelakaan kerja. 

“Kami pastikan ahli waris yang bersangkutan akan menerima hak-haknya sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata Agus di Jakarta, Senin (24/10/2016). 

Keluarga korban akan menerima haknya berupa santunan 48 kali upah minimum di Jogjakarta, biaya penguburan Rp3 juta, serta santunan berkala Rp200 ribu selama dua tahun yang akan dibayarkan sekaligus. Saat ini upah minimum di Jogja tercatat sebesar Rp1.452.400

Pekerja yang tewas akibat kecelakaan ini sedang bekerja sendirian dan sudah diimbau agar ekstra hati-hati oleh security karena tidak ada rekan lain yang biasanya saling mengawasi. 

Proyek pengerjaan gedung Rumah Sakit Dr Sardjito ini dilakukan oleh PT. Waskita Karya dan terdaftar dalam program Jasa Konstruksi BPJS Ketenagakerjaan sejak Mei 2016. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bpjs ketenagakerjaan
Editor : Bunga Citra Arum Nursyifani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top