Jamkrindo Bidik Kenaikan Volume Penjaminan Kredit Konstruksi

Perum Jamkrindo memasang target volume penjaminan kredit konstruksi dapat mencapai Rp2,65 triliun sepanjang 2018. Angka ini tumbuh 17% dibandingkan dengan realisasi volume penjaminan kredit konstruksi sebesar Rp2,3 triliun pada tahun lalu.
Azizah Nur Alfi | 17 April 2018 06:25 WIB
Karyawan Jamkrindo memberikan penjelasan mengenai produk penjaminan kredit kepada calon nasabah, di Jakarta. - JIBI/Dedi Gunawan
Bisnis.com, JAKARTA - Perum Jamkrindo memasang target volume penjaminan kredit konstruksi dapat mencapai Rp2,65 triliun sepanjang 2018. 
 
Direktur Utama Jamkrindo Randi Anto menyampaikan, perseroan menargetkan volume penjaminan kredit konstruksi dapat mencapai Rp2,65 triliun pada tahun ini. Angka ini tumbuh 17% dibandingkan dengan realisasi volume penjaminan kredit konstruksi sebesar Rp2,3 triliun pada tahun lalu. 
 
Tahun ini, perseroan menargetkan volume penjaminan mencapai Rp152 triliun, terdiri dari penjaminan KUR sebesar Rp60 triliun dan Non KUR sebesar Rp92 triliun. 
 
Dia mengatakan, target pertumbuhan ini sejalan dengan upaya pemerintah mendorong sektor konstruksi. Guna mencapai target pertumbuhan, perseroan melakukan sinergi BUMN salah satunya bekerja sama dengan Bank Mandiri untuk memberikan penjaminan kredit konstruksi kepada segmen UMKM. 
 
"Penjaminan diberikan kepada UMKM di sektor konstruksi seperti subkontraktor, vendor, dan supplier," imbuhnya, Senin (16/4/2018). 
 
Sebelumnya, Jamkrindo juga bekerja sama dengan Persatuan Perusahaan Realestate Indonesia (REI) untuk memberikan penjaminan kepada anggota REI yang berskala usaha kecil menengah dan mikro serta koperasi dalam pembiayaan pembangunan rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah. 
 
"Kami harap ini [penjaminan bagi anggota REI] dapat berjalan pada Mei-Juli. Saat ini, kami mulai berkeliling ke daerah untuk menjelaskan ke REI di daerah," katanya.
Tag : penjaminan
Editor : Anggi Oktarinda

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top