Emisi Obligasi Rp650 Miliar, Modal Bank Victoria Naik 1,5%

PT Bank Victoria International Tbk. menyatakan rasio kecukupan permodalan atau capital adequacy ratio, CAR, sudah kembali meningkat sejalan rampungnya emisi surat utang sebesar Rp650 miliar.
Ropesta Sitorus | 08 Juni 2018 23:03 WIB
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Victoria International Tbk. menyatakan rasio kecukupan permodalan atau capital adequacy ratio, CAR, sudah kembali meningkat sejalan rampungnya emisi surat utang sebesar Rp650 miliar.

"Impact terhadap CAR sebesar 1,5%," kata Rusli, Wakil Presiden Direktur Bank Victoria kepada Bisnis, Kamis(7/6/2018).

Sebagai gambaran, pada akhir kuartal I/2018 rasio CAR BVIC tergerus ke level 17,10% dari posisi sebelumnya sebesar 21,54% pada periode yang sama tahun 2017.

Bank Victoria sempat melakukan penundaan rencana penerbitan emisi surat utang, kendati hanya untuk sementara waktu.

Surat utang berupa Obligasi Berkelanjutan I Bank Victoria Tahap II tahun 2018 senilai Rp300 miliar dan Obligasi Subordinasi Berkelanjutan I Bank Victoria Tahap II Tahun 2018 senilai Rp350 miliar semula akan diterbitkan pada 22 Mei 2018 namun ditunda menjadi 5 Juni 2018.

Manajemen emiten bersandi BVIC tersebut menyatakan penundanaan dilakukan dengan alasan proses perizinan dari Otoritas Jasa Keuangan.

“Sebenarnya tidak ada penundaan, kami hanya menunggu efektif dari OJK,” katanya.

Dia menuturkan, saat ini penerbitan surat utang tersebut sudah efektif per 5 Juni lalu.

“Emisi obligasi sudah di-settle dengan total Rp650 miliar terdiri dari Rp300 miliar senior bonds dan Rp3500 miliar subdebt,” ungkapnya.

Tag : bank victoria
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top