Bukopin Sambut Peluang Penyaluran KUR Pensiunan

Bunga kredit yang ditetapkan untuk KUR Pensiunan sama dengan KUR untuk segmen nasabah lainnya, yakni sebesar 7% per tahun.
Andi M. Arief
Andi M. Arief - Bisnis.com 21 Februari 2019  |  10:41 WIB
Bukopin Sambut Peluang Penyaluran KUR Pensiunan
Direktur Konsumer PT Bank Bukopin Tbk Rivan A. Purwantono (dari kiri ) berbincang dengan Direktur Utama PT Indo Corpora Investama Budi Santoso dan Managing Director Kresna Investment Jahja Suryandy berbincang seusai penandatanganan kerjasama Bank Bukopin dan Padiciti. Com melalui Bukopinet di Jakarta, Selasa (13/11/2018). - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA — PT Bank Bukopin Tbk. menyambut baik peluang penyaluran kredit usaha rakyat atau KUR khusus untuk segmen nasabah pensiunan. 

Program KUR Pensiunan diusulkan oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian untuk mulai diluncurkan pada tahun ini. Bunga kredit yang ditetapkan sama dengan KUR untuk segmen nasabah lainnya, yakni sebesar 7% per tahun. 

Direktur Konsumer Bank Bukopin Rivan Achmad Purwantono mengatakan, program kredit bersubsidi tersebut akan membantu para nasabah pensiunan untuk mendapatkan modal guna mengembangkan usaha. 

"KUR Pensiunan dapat membangun pensiunan dengan wirausaha," ujarnya kepada Bisnis, Kamis (21/2/2019). 

Rivan mengemukakan hingga akhir 2018 kredit pensiunan yang disalurkan oleh Bank Bukopin tumbuh di atas 15%. Pada tahun ini, perseroan akan terus mengakselerasi penyaluran kredit pensiunan.  

Di samping itu, lanjutnya, kredit konsumer akan memberikan kontribusi ke portofolio kredit pada tahun ini sebesar 65% bagi kelangsungan bisnis. Secara komposisi, menurutnya hampir 50%—60% dari portofolio kredit konsumer merupakan kredit pensiunan. Sementara itu, selebihnya ditopang oleh KPR maupun KPM. 

Menurut Rivan, segmen pensiunan dalam penyaluran kredit tetap menarik pada tahun ini. Pasalnya, risiko kredit pensiunan rendah karena perseroan juga sekaligus bertindak sebagai juru bayar dana pensiun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kredit usaha rakyat, bukopin

Editor : Farodilah Muqoddam

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top