Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bank Artha Graha Ajukan PKPU Bukit Uluwatu

PT Bank Artha Graha Internasional Tbk. mengajukan penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) atas PT Bukit Uluwatu Villa Tbk. beserta direktur utamanya Franky Tjahyadikarta.
M. Richard
M. Richard - Bisnis.com 15 Oktober 2019  |  11:01 WIB
Ilustrasi karyawan Bank Artha Graha menawarkan produk/http:/ - bag.interaksi.web.id
Ilustrasi karyawan Bank Artha Graha menawarkan produk/http:/ - bag.interaksi.web.id

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Artha Graha Internasional Tbk. mengajukan penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) atas PT Bukit Uluwatu Villa Tbk. beserta direktur utamanya Franky Tjahyadikarta.

Berdasarkan laporan keterbukaan informasi Bukit Uluwatu Villa di Bursa efek Indonesia, Selasa (15/10/2019), permohonan ini telah didaftarkan pada daftar perkara PKPU di Pengadilan Niaga - pengadilan Negeri Surabaya.

"Status saat ini baru dalam tahap penetapan Majelis Hakim. Sampai saat ini, 14 Oktober 2019, Perseroan belum menerima surat dari Pengadilan Negeri Surabaya terkait dengan perkara tersebut," kata Corporate Secretary Bukit Uluwatu Villa Benita Sofia, seperti dikutip dari keterbukaan informasi tersebut.

Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian Bukit Uluwatu Villa, pada tanggal 19 Oktober 2016, perusahaan memperoleh fasilitas kredit dari Bank Artha Graha Internasional (BAG) berupa fasilitas revolving loan dengan jumlah maksimum sebesar Rp60 miliar untuk tujuan modal kerja perusahaan.

Untuk fasilitas kredit revolving loan ini dikenakan suku bunga sebesar 12% per tahun. Pinjaman ini dijamin dengan Post Dated Cheques dan jaminan pribadi dari Franky Tjahyadikarta dan Okie Rehardi Lukita.

Pada tanggal 30 Juni 2019, jumlah saldo pinjaman untuk fasilitas revolving loan adalah Rp59,83 miliar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank artha graha
Editor : Hendri Tri Widi Asworo
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top