Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bank Swasta Pilih Layanan Digital Ketimbang Laku Pandai, Ini Alasannya

Perbankan swasta yang semula memiliki laku pandai tidak akan terlalu agresif melakukan penambahan agen.
Ni Putu Eka Wiratmini
Ni Putu Eka Wiratmini - Bisnis.com 10 Mei 2020  |  17:50 WIB
Electronic Data Capture.  - Antara
Electronic Data Capture. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Perbankan swasta cenderung tidak mendorong penggunaan layanan laku pandai, karena lebih memilih untuk mengembangkan layanan digital.

Ketua Bidang Pengkajian dan Pengembangan Perbanas Aviliani mengatakan saat ini perbankan swasta yang semula memiliki laku pandai tidak akan terlalu agresif melakukan penambahan agen. Pasalnya, perbankan swasta saat ini tidak banyak bermain di segmen mikro.

Menurutnya, perbankan swasta kesulitan bersaing di pasar mikro karena produknya kalah unggul dibandingkan bank milik negara. Adapun, produk unggulan bank milik negara untuk bermain di pasar mikro yakni kredit usaha rakyat (KUR) yang memiliki bunga rendah.

"Bank swasta sekarang tidak banyak main mikro karena tidak bersaing dengan KUR. Bank Himbara banyak agen laku pandai karena mereka main mikro," kata Aviliani kepada Bisnis, Minggu (10/5/2020).

Menurutnya, bank milik negara akan tetap mendorong penambahan agen laku pandai selama layanan internet belum dapat menjangkau hingga pelosok desa secara menyeluruh. Saat ini, bank akan lebih mengombinasikan layanan laku pandai dengan digital untuk manggaet nasabah penabung.

"Saya lihat BRI paling agresif, wajar mendorong laku pandai, harus disadari layanan internet belum semuanya merata, baru Jawa, DKI, yang non-Jawa belum," ujarnya.

Direktur Consumer Banking CIMB Niaga Lani Darmawan mengatakan perseroan saat ini belum berencana melakukan penambahan agen laku pandai baru. CIMB Niaga lebih fokus untuk mengembangkan layanan digital yang diyakini akan lebih bisa berkontribusi untuk meningkatkan inklusi keuangan.

Apalagi, lanjutnya, saat ini penetrasi penggunaan smartphone dan juga layanan digital CIMB Niaga yakni OctoMobile terlihat bagus.

"Sedang kami lakukan assessment untuk menggantikan agen laku pandai dengan layanan digital," ungkapnya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perbankan laku pandai
Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top