Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dampak Covid-19, Mandiri Tunas Finance Prediksi Kinerja Kuartal II/2020 Turun 30 Persen

PT Mandiri Tunas Finance memperkirakan kinerja pembiayaan di kuartal II/2020 akan turun sekitar 30 persen bila dibandingkan dengan periode sama tahun lalu, akibat dampak penyebaran Covid-19.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 19 Mei 2020  |  17:31 WIB
Karyawati melayani nasabah di kantor Mandiri Tunas Finance, Jakarta, Rabu (9/8/2017). - JIBI/Felix Jody Kinarwan
Karyawati melayani nasabah di kantor Mandiri Tunas Finance, Jakarta, Rabu (9/8/2017). - JIBI/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA- PT Mandiri Tunas Finance memperkirakan kinerja pembiayaan di kuartal II/2020 akan turun sekitar 30 persen bila dibandingkan dengan periode sama tahun lalu, akibat dampak penyebaran Covid-19.

Direktur Sales dan Distribusi MTF Harjanto Tjitohardjojo menjelaskan kuartal dua tahun lalu kinerja bisnis perseroan mencapai Rp12,4 triliun.

“Untuk pembiayaan baru di kuartal dua ini perhitungan saya sampai dengan Juni 2020 nanti sekitar Rp8,5 triliun,” ujarnya kepada Bisnis, Selasa (19/5/2020).

Dia mengatakan prediksi tersebut didasarkan pada kondisi ekonomi dan juga kebijakan pemerintah, di mana daerah ibu kota dan sekitarnya masih dalam status pembatasan sosial skala besar atau PSBB.

Tidak hanya kinerja yang akan turun, Harjanto menyatakan perolehan laba juga bakal semakin berat akibat terus berkurangnya permintaan pembiayaan dari masyarakat akibat pandemi Covid-19.

Dia mengaku MTF sudah melakukan sejumlah upaya untuk menahan penurunan kredit saat ini.

“Misalnya sejak awal Ramadan kami sudah dorong pemberian bunga murah sebesar 3,5%, gratis asuransi kendaraan, kemudian juga ada aturan DP 20% untuk kalangan pegawai negeri, tapi memang tidak banyak membantu, akibat kondisi pasar otomotif yang memang sedang lesu," ujarnya.

Padahal biasanya momen Ramadan serta Lebaran adalah waktu yang ditunggu oleh leasing, karena permintaan mobil akan meningkat untuk digunakan mudik ke kampung halaman.

Data tahun lalu misalnya permintaan kredit mobil jelang Lebaran mampu meningkat sampai 15% hingga 20% dari rerata penyaluran pembiayaan pada bulan biasa.

Sebagai informasi, pada April lalu pencapaian kinerja MTF hanya senilai Rp560 miliar, atau turun sekitar 80% dari rerata kinerja bulanan di kuartal I/2020 yang mencapai Rp2,5 triliun tiap bulan.

Adapun, sampai akhir kuartal I/2020 lalu, MTF telah menyalurkan kredit senilai Rp7,28 triliun atau masih naik 5% dari periode sama tahun lalu yang senilai Rp6,93 triliun.

Jumlah unit kendaraan yang dibiayai di kuartal pertama tahun ini juga meningkat menjadi sebanyak 29.032 unit dibandingkan periode sama tahun lalu yang sebanyak 28.211 unit.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

multifinance pembiayaan mandiri tunas finance mtf
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

Foto loadmore

BisnisRegional

To top