Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Aliran Modal Asing Deras, Pundi-Pundi Cadev Mei 2020 Terkerek

BI memastikan aliran modal yang deras ke aset keuangan Indonesia akan membuat cadangan devisa (cadev) Mei 2020 meningkat dari posisi April 2020.
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 05 Juni 2020  |  15:17 WIB
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memberikan keterangan melalui streaming di Jakarta, Rabu (29/4 - 2020). Dok. Bank Indonesia
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memberikan keterangan melalui streaming di Jakarta, Rabu (29/4 - 2020). Dok. Bank Indonesia

Bisnis.com, JAKARTA - Aliran modal asing kian menguat selama minggu ini seiring dengan kepercayaan investor yang membaik terhadap penanggulangan dampak Covid-19 di Tanah Air.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengungkapkan aliran modal asing sejak minggu kedua Mei hingga minggu pertama Juni terus mengalami inflow dengan total Rp25,97 triliun.

"Aliran inflow besar sehingga cadangan devisa kita terus mengalami peningkatan," papar Perry dalam taklimat media di YouTube, Jumat (5/6/2020).

Dia memastikan angka cadangan devisa pada Mei 2020 akan meningkat lebih tinggi dari sebelumnya.

Pada April 2020, cadangan devisa berhasil meningkat ke US$127,9 miliar dari posisi Maret 2020 yang tercatat sebesar US$ 121 miliar.

Aliran modal asing ini juga menopang penguatan rupiah. Pasalnya, aset keuangan Indonesia cukup menarik jika dilihat dari interest rate differential SBN dan US treasury bond yang mencapai 6,2 persen.

Pada pukul 14.58 WIB, nilai tukar rupiah di pasar spot menguat 217 poin atau 1,54 persen ke level Rp13.877 per dolar AS pada akhir perdagangan.

Sementara itu, indeks dolar AS terpantau melemah 0,07 persen atau 0,064 poin ke level 96,613 pada pukul 14.55 WIB.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank indonesia cadangan devisa
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top