Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Penempatan Dana di BPD Bali Cuma Rp700 Miliar

Direktur Kredit BPD Bali I Made Lestara Widiatmika mengatakan penempatan dana yang hanya senilai Rp700 miliar karena menyesuaikan usulan dari perseroan. Usulan tersebut dilakukan setelah melakukan perhitungan dengan sejumlah asumsi serta waktu realisasi kredit sampai Desember 2020.
Ni Putu Eka Wiratmini
Ni Putu Eka Wiratmini - Bisnis.com 24 Agustus 2020  |  12:58 WIB
BPD Bali - indojobhunter.com
BPD Bali - indojobhunter.com

Bisnis.com, JAKARTA - Realisasi penempatan uang negara di PT Bank Pembangunan Daerah Bali ternyata lebih rendah dari rencana awal yang semula Rp1 triliun menjadi hanya Rp700 miliar.

Direktur Kredit BPD Bali I Made Lestara Widiatmika mengatakan penempatan dana yang hanya senilai Rp700 miliar karena menyesuaikan usulan dari perseroan. Usulan tersebut dilakukan setelah melakukan perhitungan dengan sejumlah asumsi serta waktu realisasi kredit sampai Desember 2020.

Menurutnya, dari penempatan dana Rp700 miliar, BPD Bali wajib menyalurkan fasilitas kredit dengan total senilai Rp1,4 triliun sesuai dengan perjanjian kerja sama (PKS) yang telah ditandatangi Bank BPD Bali dengan Kementerian Keuangan pada tanggal 11 Agustus 2020.

"Dari perhitungan yang sudah dilakukan divisi kredit dengan asumsi-asumsi serta waktu merealisasi kredit cuma sampai Desember 2020 maka BPD Bali mengusulkan cuma Rp700 miliar," katanya kepada Bisnis, Senin (24/8/2020).

Menurutnya, penyalurkan kredit dari penempatan dana ini akan difokuskan pada sektor UMKM dan sektor produktif lainnya melalui berbagai produk kredit Bank BPD Bali. Salah satunya yakni KUR kepada debitur baru maupun debitur existing yang memerlukan tambahan modal kerja.

Sampai dengan 19 Agustus 2020, kredit yang disalurkan BPD Bali dari penempatan dana telah mencapai Rp146,2 miliar kepada 802 debitur. Sementara itu, total penyaluran kredit BPD Bali hingga posisi Juli 2020 telah mencapai Rp18,6 triliun dengan porsi kredit produktif sebesar 43,54%.

"Di tengah pandemi covid-19, Bank BPD Bali tetap dapat menyalurkan kredit secara baik dan sehat. Kualitas kredit juga dapat dijaga dengan baik yaitu tidak melewati batas ketentuan," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perbankan bpd bali pemulihan ekonomi
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top