Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Resmi Jadi Penyalur KUR, BNI Syariah Target Rp700 Miliar

Penyaluran program KUR pemerintah dengan suku bunga sebesar 6% efektif per tahun atau margin anuitas/flat yang setara.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 03 September 2020  |  11:59 WIB
Resmi Jadi Penyalur KUR, BNI Syariah Target Rp700 Miliar
Karyawan menghitung uang rupiah di Kantor Bank BNI Syariah di Jakarta, Senin (24/2 - 2020)
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank BNI Syariah telah resmi ditunjuk pemerintah menjadi salah satu penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR). Hal ini ditunjukkan dengan adanya izin bagi perseroan untuk menyalurkan KUR melalui produk BNI KUR iB Hasanah per September 2020.

Pada Rabu (2/9/2020), BNI Syariah telah melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama Kementerian Koperasi dan UKM terkait dengan pembiayaan skema subsidi margin KUR. Selanjutnya, pada hari ini (3/9/2020), BNI Syariah melakukan peluncuran produk pembiayaan BNI KUR iB Hasanah dan penandatanganan akad bersama. Penyaluran program KUR pemerintah dengan suku bunga sebesar 6% efektif per tahun atau margin anuitas/flat yang setara.

Direktur Bisnis Ritel dan Jaringan BNI Syariah Iwan Abdi menyampaikan target penyaluran KUR BNI Syariah sebesar Rp700 miliar. Jumlah tersebut akan disalurkan dalam bentuk KUR mikro sebesar Rp350 miliar dan KUR kecil Rp350 miliar.

Penyaluran KUR mikro akan menyasar beberapa segmen yang menjadi fokus perseroan yaitu sektor pertanian, perdagangan, industri, perikanan, dan peternakan. Juga sektor jasa lain yang sesuai dengan ketentuan yang disyaratkan dalam KUR.

"KUR ini adalah program pemerintah dengan tingkat margin yang menarik di angka ekuivalen 6%. Ini sangat terjangkau, sehingga mudah mudahan bisa diserap oleh masyarakat," katanya dalam peluncuran produk pembiayaan BNI KUR iB Hasanah, Kamis (3/9/3030).

Dia berharap produk pembiayaan BNI KUR iB Hasanah bisa memperluas akses pembiayaan kepada usaha produktif, meningkatkan kapasitas daya saing UMKM dan penyerapan tenaga kerja.

"Diharapkan bisa memaksimalkan pengembangan bisnis pembiayaan mikro BNI Syariah dan membantu mensukseskan program pemerintah untuk peningkatan kesejahteraan dan perekonomian rakyat," imbuhnya.

Asdep Asuransi, Penjaminan dan Pasar Modal Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Irene Swa Suryani menyampaikan BNI Syariah menjadi penyalur KUR syariah yang ketiga. Sebelumnya ada PT Bank BRI Syariah Tbk. dan Bank NTB Syariah yang menjadi penyalur KUR syariah.

"Telah ditetapkan plafon penyaluran KUR BNI Syariah tahun 2020 sebesar Rp700 miliar," katanya.

Lebih lanjut, Irene menyebut sampai dengan 31 Agustus 2020, realisasi KUR mencapai Rp93,53 triliun atau 53,1% dari target Rp176,22 triliun yang disalurkan kepada 2,74 juta debitur. Dari jumlah itu, terdiri dari KUR Mikro Rp83,80 triliun kepada 1,8 juta debitur, KUR kecil sebesar Rp19,04 triliun kepada 100.816 debitur, serta KUR TKI sebesar Rp0,27 triliun kepada 9.475 debitur.

"Total realisasi untuk subsidi KUR sampai dengan 31 Agustus sebesar Rp9,79 triliun atau 51,78% dari pagu anggaran Rp18,91 triliun," sebutnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bni perbankan kur bni syariah
Editor : Ropesta Sitorus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top