Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

BCA Kini Resmi Menggenggam Bank Interim

Pemegang saham perseroan saat ini yakni Bank BCA dengan kepemilikan 3,71 juta lembar saham atau 99,999973% modal ditempatkan dan disetor perseroan. Sisanya, sebesar 1 lembar saham atau 0,000027% ditempatkan oleh PT BCA Finance.
Ni Putu Eka Wiratmini
Ni Putu Eka Wiratmini - Bisnis.com 30 September 2020  |  10:43 WIB
Pekerja membersihkan dinding kantor Bank Central Asia (BCA) di Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (16/6/2020). Bisnis - Paulus Tandi Bone
Pekerja membersihkan dinding kantor Bank Central Asia (BCA) di Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (16/6/2020). Bisnis - Paulus Tandi Bone

Bisnis.com, JAKARTA -- PT Bank Interim Indonesia yang dahulu bernama PT Bank Rabobank International Indonesia resmi dimiliki oleh PT Bank Central Asia Tbk.

Dalam pengumuman yang dipublikasikan di Harian Bisnis Indonesia, Rabu (30/9/2020), pemegang saham perseroan saat ini yakni Bank BCA dengan kepemilikan 3,71 juta lembar saham atau 99,999973% modal ditempatkan dan disetor perseroan. Sisanya, sebesar 1 lembar saham atau 0,000027% ditempatkan oleh PT BCA Finance.

Sebelumnya, susunan kepmilikan saham Bank Interim dimiliki oleh Cooperatieve Rabobank U.A., PT Aditirta Suryasentosa, PT Antarindo Optima, PT Antariksabuana Citanagara, PT Mitra Usaha Kencana Sejati, dan Jimmy Lityo.

"Susunan pemegang saham perseroan setelah seluruh proses pengambilalihan tersebut selesai telah diberitahukan dan diterima oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia," tulis Direksi Bank Interim Indonesia.

Pengambilalihan ini telah mendapat persetujuan dari seluruh pemegang saham perseroan dan persetujuan lainnya yang diperlukan, antara lain dari Otoritas Jasa Keuangan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Dalam rilis yang diterima Bisnis, BCA mendukung program konsolidasi sektor perbankan Indonesia, serta akan memperkuat posisi keuangan anak usaha BCA, yaitu PT Bank BCA Syariah (“BCA Syariah”), melalui rencana penggabungan (merger) antara Bank Interim dengan BCA Syariah.

Pasca penggabungan, BCA Syariah akan menjadi perusahaan penerima penggabungan (surviving entity).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bca perbankan akuisisi
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top