Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bank Muamalat Umumkan 14 Debitur Bermasalah. Ini Daftarnya

Terdapat 14 debitur wanprestasi yang tidak melaksanakan kewajibannya sebagaimana yang dimaksudkan dalam akad pembiayaan.
M. Richard
M. Richard - Bisnis.com 12 Oktober 2020  |  13:51 WIB
Pekerja melintas di depan logo Bank Muamalat di Jakarta, Kamis (5/3/2020). Bisnis - Abdurachman
Pekerja melintas di depan logo Bank Muamalat di Jakarta, Kamis (5/3/2020). Bisnis - Abdurachman

Bisnis.com, JAKARTA -- Ihza & Ihza Law Firm, selaku kuasa hukum PT Bank Muamalat Indonesia Tbk., melakukan pemanggilan kepada debitur wanprestasi perseroan. Langkah ini dilakukan untuk dapat mempercepat proses koleksi, serta peningkatan kualitas permbiayaan preseroan.

Berdasarkan pengumuman dan pemanggilan Ihza & Ihza Law Firm di Harian Bisnis Indonesia (12/12/2020), Kuasa Hukum Bank Muamalat Yusril Ihza Mahendra menyebutkan ada 14 debitur wanprestasi yang tidak melaksanakan kewajibannya sebagaimana yang dimaksudkan dalam akad pembiayaan.

"Dalam rangka melindungi hak-hak Bank Muamalat, maka Ihza & Ihza Law Firm meminta debitur-debitur tersebut menghubungi untuk selanjutnya dijadwalkan pertemuan secara virtual," katanya.

Adapun, debitur tersebut antara lain PT Karunia Subur Mahakam, PT Graha Harapan Auto Service, PT Maju Prima Jaya, PT Tunas Graha Servindo, PT Total Petroindo Perkasa, dan PT Global Smart Technology Indonesia.

Kemudian PT Surya Kresna Agung, PT Sigma Pivotama, CV Baru Mulia, PT Rusira Ekatwa Zaad Artha, Erwin, Muhammad Al, PT Bagus Abdi Bangsa, dan Sujipto Chandra.

Yusril menyebutkan, batas waktu penghubungan adalah 12 Oktorber hingga 26 Oktober 2020. Jika tidak ada konfirmasi, maka Ihza & Ihza Law Firm akan melaksanakan eksekusi terhadap benda/barang jaminan berdasarkan surat kuasa untuk menjual, melaksanakan eksekusi terhadap barang jaminan berdasarkan hak tanggungan, melaksanakan eksekusi barang jaminan fidusia, melakukan penyerahan piutangberikut semua janji accessoir, sekaligus melaksakan upaya-upaya hukum lain yang relevan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank syariah bank muamalat debitur pembiayaan bermasalah
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top