Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Wow! Dari 100 Debitur Korporasi, Ada 74 Turunkan Baki Debit Pinjaman

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan segmen korporasi terdampak cukup sangat signifikan pada masa pandemi tahun ini, sehingga mendorong mereka untuk menurunkan baki debit pinjamannya.
M. Richard
M. Richard - Bisnis.com 27 Oktober 2020  |  16:47 WIB
Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso memberikan kuliah di Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta. - istimewa
Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso memberikan kuliah di Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta. - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA -  Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengakui perlambatan pertumbuhan kredit disebabkan oleh debitur korporasi yang menurunkan baki debit pinjamannnya. 

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan segmen korporasi terdampak cukup sangat signifikan pada masa pandemi tahun ini, sehingga mendorong mereka untuk menurunkan baki debitnya.

"Memang ada background angka untuk kredit. Dari 100 debitur korporasi ada 74 debitur menurunkan baki debit. Baki debit hingga Rp61,2 triliun pada Agustus 2020. Itu rata-rata turun 12%," katanya dalam konfrensi pers KSSK, Selasa (27/10/2020).

Adapun, dia menyampaikan sektor dari para debitur tersebut antara lain perhotelan, maskapai penerbangan serta industri manufaktur.

"Mereka semua bilang tidak bisa operasi full karena permintaan belum ulih semula," katanya.

Meski demikian, Wimboh menyebutkan terus berkeja sama dengan pemerintah dan lembaga tekait untuk dapat terus mendorng pertumbuhan kredit.

"Bagaimana pun perbankan menginnkan pertumbuhan kredit karena pendapatannya berada dari penyaluran kredit."

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perbankan kredit OJK
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top