Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Garap Layanan Digital, CIMB Niaga Alokasikan 60 Persen Belanja Modal untuk IT

Direktur Finance & SPAPM PT Bank CIMB Niaga Tbk. Lee Kai Kwong mengatakan pada 2021 perseroan merencanakan kenaikan belanja modal dibandingkan dengan belanja modal tahun lalu. Dari rencana belanja modal tersebut, sebagian besar atau sekitar 60% akan dialokasikan ke bidang IT.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 12 Januari 2021  |  15:35 WIB
Kantor Cabang CIMB Niaga.
Kantor Cabang CIMB Niaga.

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank CIMB Niaga Tbk. menyatakan akan terus mengembangkan layanan digital banking. Komitmen ini tercermin dari alokasi belanja modal tahun ini yang sebagian besar digunakan untuk pengembangan di bidang teknologi informasi.

Direktur Finance & SPAPM PT Bank CIMB Niaga Tbk. Lee Kai Kwong mengatakan pada 2021 perseroan merencanakan kenaikan belanja modal dibandingkan dengan belanja modal tahun lalu. Dari rencana belanja modal tersebut, sebagian besar atau sekitar 60% akan dialokasikan ke bidang IT.

"CIMB Niaga melihat situasi pandemi sebagai peluang untuk berinvestasi dan berinovasi khususnya investasi dan inovasi di bidang digital guna mengantisipasi pertumbuhan dan tren bisnis ke depan," katanya, Selasa (12/1/2020).

Alokasi belanja modal di bidang IT terutama untuk memperkuat kemampuan digital baik dari sisi peningkatan layanan nasabah (digital banking) maupun dari sisi pemanfaatan IT untuk digitalisasi proses internal, mendukung pengambilan keputusan bisnis, manajemen risiko, dan lainnya.

CIMB Niaga sebagai salah satu leader dalam digital banking terus berinisiatif untuk memberikan kecepatan, ketepatan, kenyamanan, dan keamanan bagi nasabah dalam bertransaksi. Hal ini sejalan dengan peningkatan tren pemanfaatan teknologi digital oleh nasabah sebagai dampak dari pandemi.

Oleh karena itu, alokasi belanja modal untuk pengembangan IT menjadi prioritas dan mendapat alokasi lebih tinggi. CIMB Niaga fokus pada upaya peningkatan aplikasi digital bisnis yang berkelanjutan, melanjutkan digitalisasi proses internal, membangun infrastruktur IT yang kuat dan aman, mendorong adopsi digital kepada pelanggan, serta meningkatkan customer experience dalam bertransaksi di dunia digital.

Lebih lanjut, setelah meluncurkan fitur Travel pada aplikasi OCTO Mobile, perseroan akan terus mengembangkan fitur-fitur di dalam aplikasi digital bankingnya. Perseroan akan menjadikan OCTO Mobile menjadi One Stop Super App agar nasabah semakin nyaman dan mudah dalam melakukan transaksi perbankannya. Dengan demikian, aplikasi mobile akan dapat digunakan oleh semua segmen nasabah CIMB Niaga.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

belanja modal perbankan cimb niaga
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top