Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Investor Pemula Wajib Tahu! 5 Tips Investasi Saham yang Cepat Cuan

Investor pasar modal bisa memilih emiten yang tergolong LQ45, atau saham-saham aktif yang berkapitalisasi pasar besar.
Yuliana Hema
Yuliana Hema - Bisnis.com 27 Mei 2021  |  13:13 WIB
Tips investasi - istimewa
Tips investasi - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Investasi di pasar modal masih menjadi primadona. Namun diperlukan kecermatan dalam memilih portofolio saham berpotensi memberikan cuan.

Bagi Anda, investor pemula Bisnis telah merangkum lima hal yang perlu diperhatikan untuk memilih saham yang ideal.

1. Carilah perusahaan untung

Pilihlah emiten yang memiliki pertumbuhan laba positif. Selain itu, Anda juga harus memperhatikan kestabilan pendapatan dan laba emiten, dengan melihat data selama 10 tahun terakhir.

Anda juga perlu memperhatikan pos arus kas dan aktivitas operasional. Jika Anda menemukan angka arus kas dekat dengan net income, maka dapat dikatakan perusahaan tersebut baik.

2. Nilai Return on Equity (ROE) di atas bunga kredit bank

Pilihlah saham dengan tingkat pengembalian ekuitas (ROE) di atas bunga bank. Sebagai contoh jika bunga kredit dari bank 11 persen, maka ROE saham yang dipilih harusnya lebih tinggi dari itu.

3. Rasio Debt to Equity Ratio (DER)

Meski hampir 90 persen dari emiten pasti memiliki piutang tetapi jumlah dan rasio utang atau debt to equity ratio (DER) harus diperhatikan.

Pada dasarnya cara ini sama dengan investasi saham ala syariah, dimana Anda tidak memiliki emiten dengan utang tinggi atau rasio utang lebih dari terhadap ekuitas data 2x.

4. Sering diperdagangkan

Anda dapat memilih emiten yang tergolong LQ45, atau saham-saham aktif. Saham-saham emiten berkapitalisasi pasar besar atau blue chip biasanya direkomendasikan.

5. Periksa laporan keuangan

Cara ini dapat membantu untuk lebih mengenal manajemen perusahaan incaran Anda. Jika net income perusahaan tersebut positif tetapi nilai cash-nya minus, dapat dikatakan bahwa manajemen perusahaan tersebut kurang bagus.

Terlepas dari lima poin di atas, Anda juga perlu mencari pengetahuan tentang kondisi pasar modal terkini. Investor harus rajin membaca berita ekonomi dan mencari tahu soal apa yang terjadi, baik di pasar saham maupun di dunia secara general.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

investor tips keuangan tips investasi
Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top