Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Kredit Berpotensi Naik 14 Persen, Bos BRI Sarankan Investor Ambil Jatah Saham

BRI memperkirakan jumlah dana yang berpotensi dihimpun dari pemegang saham publik berkisar Rp41 triliun. Jika dana tersebut terkumpul maksimal, maka BRI memperkirakan pertumbuhan kredit holding secara keseluruhan mampu tumbuh 14% selama 5 tahun.
Gedung Bank Rayat Indonesia di Jakarta. Bisnis/Himawan L Nugraha
Gedung Bank Rayat Indonesia di Jakarta. Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA - Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Sunarso menyarankan investor publik untuk mengambil porsinya dalam penerbitan saham untuk pembentukan holding ultra mikro.

Dia menyampaikan perseroan memperkirakan jumlah dana yang berpotensi dihimpun dari pemegang saham publik berkisar Rp41 triliun. Jika dana tersebut terkumpul maksimal, maka BRI memperkirakan pertumbuhan kredit holding secara keseluruhan mampu tumbuh 14% selama 5 tahun.

Bahkan jika terserap hanya 50%, holding akan mampu mengerek kredit hingga 10,57% hingga 5 tahun ke depan.

"Kalau ambil (saham) bisa dapat peluang, tente revenue akan naik. Perlu dicatat juga, rata-rata devidend payout kami 50% setiap tahun. Ambil dengan prospek itu, menurut saya ambil," kataya, dalam webinar Berita Satu, Kamis (29/7/2021).

Adapun, Sunarso menyampaikan perseroan bersama holding juga akan terus menurunkan biaya operasional dan operational risk dengan adopsi digitalisasi.

Namun, dia memastikan proses digitalisasi ini tidak akan meninggalkan calon nasabah yang belum memiliki kemampuan digital mumpuni.

"Bagaimana pun masih banyak pelaku usaha mikro yang masih membutuhkan edukasi lebih lanjut," sebutnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : M. Richard
Editor : Ropesta Sitorus
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper