Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

OJK Dorong Perbankan Beri Pembiayaan Resi Gudang bagi Petani & Korporasi Pertanian

Akses keuangan masyarakat kepada pembiayaan formal menjadi hal yang sangat penting demi mendukung percepatan pemulihan ekonomi nasional.
Rika Anggraeni
Rika Anggraeni - Bisnis.com 05 Oktober 2021  |  12:54 WIB
OJK Dorong Perbankan Beri Pembiayaan Resi Gudang bagi Petani & Korporasi Pertanian
Karyawan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) beraktivitas di ruang layanan Konsumen, Kantor OJK, Jakarta, Senin (23/10). - ANTARA/Akbar Nugroho Gumay
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong perbankan agar memberikan fasilitas pembiayaan resi gudang ke petani dan mendukung korporasi pertanian dari agro culture menjadi agrobisnis.

Langkah tersebut diwujudkan dalam bentuk klaster pertanian dengan tujuan untuk memberi nilai tambah bagi petani dan mewujudkan ekosistem pertanian yang terkonsolidasi dengan baik. Demikian yang dilansir dari Instagram resmi OJK Indonesia, @ojkindonesia, pada Selasa (5/10/2021).

Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso, mengatakan akses keuangan masyarakat kepada pembiayaan formal menjadi hal yang sangat penting demi mendukung percepatan pemulihan ekonomi nasional.

Selain itu, lanjut Wimboh, harus didukung oleh penguatan ekonomi daerah dengan memperhatikan kekhasan dan komoditas unggulan setempat. Dengan langkah tersebut, OJK berharap ekosistem Kredit Usaha Rakyat (KUR) Klaster dapat terus tumbuh dan berkembang.

“Sehingga bisa turut andil dalam meningkatkan akses keuangan masyarakat yang dapat mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat dan mempercepat pemulihan ekonomi nasional,” kata Wimboh saat meninjau KUR Klaster Pertanian Padi di desa Brujul, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, Kamis (30/9/2021).

Pada kesempatan yang sama, Wimboh juga melakukan dialog dengan perwakilan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dan perwakilan Koperasi Bumi Intan Pari sebagai offtaker.

Perwakilan Gapoktan berharap agar dapat memperoleh kestabilan harga dan adanya pembatasan impor serta kemudahan untuk mendapatkan akses pembiayaan khusus dari perbankan.

Dalam kesempatan tersebut, Wimboh turut didampingi oleh Bupati Karanganyar Juliyanto, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Solo Nugroho Joko Prastowo serta Direktur Mikro dan UMKM PT Bank Rakyat Indonesia Supari.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perbankan pertanian OJK resi gudang
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top