Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Masyarakat Makin Peduli Kesehatan, Cigna Medical Pro Diluncurkan

Cigna menawarkan soulusi kesehatan CMP dengan cara pembayaran nontunai. konsumen dapat memilih manfaat penggantian biaya perawatan menurut kebutuhannya, dengan pembayaran cashless sesuai dengan tagihan dari rumah sakit.
M. Syahran W. Lubis
M. Syahran W. Lubis - Bisnis.com 13 Oktober 2021  |  13:33 WIB
Masyarakat Makin Peduli Kesehatan, Cigna Medical Pro Diluncurkan
Direktur Distribusi Cigna Indonesia Dini Maharani (tengah) berbicang dengan dua agen Cigna Maya Romantir (kanan) dan Herman Karianto tentang produk baru kesehatan yang diluncurkan di Jakarta pada Rabu (13/10/2021). Masyarakat makin peduli kesehatan sejak pandemi Covid-19 dan orang mulai beralih ke pembayaran nontunai, sehingga Asuransi Cigna mengeluarkan produk Cigna Medical Pro (CMP) dengan pembayaran cashless untuk rawat inap dan bayar di lebih dari 1000 rumah sakit di Indonesia. - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Cigna Indonesia menawarkan solusi proteksi kesehatan keluarga Cigna Medical Pro (CMP) dengan cara pembayaran nontunai.

President Director & CEO Cigna Indonesia Phil Reynolds mengatakan untuk meningkatkan pertumbuhan bisnis asuransi dan penguasaan pangsa pasar asuransi, Cigna terus berinovasi menghadirkan produk yang beragam dan sesuai dengan kebutuhan konsumen, salah satunya produk asuransi kesehatan CMP dengan pembayaran cashless.

Data Bank Indonesia menunjukkan transaksi uang elektronik atau nontunai terus meningkat. Pada 2019 transaksi nontunai tercatat Rp 145,16 triliun. Pada 2020 naik menjadi Rp204,9 triliun dan pada Januari–Agustus 2021 transaksi uang elektronik sudah mencapai Rp182,16 triliun.

Melihat tren tersebut, Direktur Distribusi Cigna Indonesia Dini Maharani mengatakan Cigna menawarkan produk kesehatan dengan konsumen dapat memilih manfaat penggantian biaya perawatan menurut kebutuhannya, dengan pembayaran cashless sesuai dengan tagihan dari rumah sakit.

Selain penggantian biaya rawat inap, nasabah bisa memilih asuransi tambahan seperti rawat jalan, rawat gigi, persalinan yang berlaku untuk usia 18–45 tahun, dan penyakit kritis sesuai dengan kebutuhannya.

Nasabah pun bisa mendapatkan layanan gratis kesehatan tak terbatas dari dokter umum melalui aplikasi Good Doctor selama 24 jam dan enam kali akses gratis untuk membeli obat pada platform Good Doctor per tahun polis tanpa dikenakan biaya tambahan.

Dini menjelaskan biaya rawat inap di rumah sakit juga berlaku jika nasabah terkena Covid-19. Tagihan biaya rumah sakit ditanggung selama 365 hari dalam setahun hingga jumlah maksimum sesuai dengan batas manfaat tahunan nasabah.

Bahkan, jika nasabah meninggal akibat Covid-19, Cigna akan membayarkan santunan duka sesuai dengan plan yang dipilih nasabah. Produk ini juga bisa mengakomodasi lima anggota keluarga inti sebagai tertanggung dalam satu polis. Fasilitas lain yang tersedia adalah kemudahan akses ke jaringan hampir 1.000 rumah sakit di seluruh Indonesia dengan pembayaran cashless.

Dini menambahkan untuk memiliki produk CMP, nasabah dapat membuka polis untuk anak-anak berusia dari 6 bulan hingga 70 tahun. Adapun premi produk CMP ini dimulai dari Rp279.000-an per bulan dan ada diskon premi 5 persen untuk pasangan dan atau anak nasabah.

Mengenai besaran premi, dia memberi ilustrasi, misalnya nasabah mengambil produk CMP pada usia 24 tahun, premi yang dibayar Rp1.392.587 per bulan dengan manfaat khusus kamar rawat inap sebesar Rp1.250.000 per hari.

Jika nasabah mengambil CMP pada usia 35 tahun, premi yang dibayar Rp3.361.063 per bulan dengan manfaat khusus kamar rawat inap Rp3 juta per hari.

Sejauh ini, tuturnya, produk CMP sudah terjual lebih dari 200 persen dari target. Sedangkan pemasaran produk CMP ini, Cigna memanfaatkan channel distribusi agency yang berjumlah 350 orang dan tersebar di Jakarta, Surabaya, Denpasar, dan Medan.

Dia mengutarakan proteksi terhadap kesehatan keluarga merupakan salah satu kebutuhan masyarakat yang cukup menonjol dalam 2 tahun terakhir saat pandemi Covid-19.

Berdasarkan data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), pada kuartal I 2021 jumlah polis asuransi jiwa meningkat 1,8 persen atau 17,78 juta year-on-year (yoy), sdangkan polis perorangan tumbuh 2,7 persen yoy menjadi 17,24 juta.

Sementara itu, data Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) menunjukkan pada kuartal I 2021, premi asuransi kesehatan bertumbuh 5,7 persen yoy menjadi Rp2,77 triliun atau naik dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu Rp2,62 triliun.

Di sisi lain data Kementerian Kesehatan menunjukkan total pengeluaran biaya berobat atau kunjungan medis warga negara Indonesia ke luar negeri mencapai Rp161 triliun per tahun dengan 80 persen di antaranya dengan tujuan Malaysia.

Data itu menunjukkan bahwa masyarakat sudah sangat peduli terhadap kesehatan dan telah memberikan perhatian selama masa pandemi Covid-19. Meski begitu, masyarakat juga makin selektif dalam memilih produk asuransi, terutama produk dan aneka kelebihan dari manfaat asuransi kesehatan tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

asuransi kesehatan asuransi cigna
Editor : M. Syahran W. Lubis
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top