Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Morgan Stanley Proyeksi Kredit Bank Tumbuh 11 Persen Tahun Depan

Kinerja perbankan hingga kuartal III/2021 mulai menunjukkan pemulihan, seiring dengan meningkatnya sentimen bisnis.
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 10 November 2021  |  20:16 WIB
Petugas menunjukkan mata uang dolar AS dan rupiah di Money Changer, Jakarta, Senin (19/4/2021). Bisnis - Fanny Kusumawardhani
Petugas menunjukkan mata uang dolar AS dan rupiah di Money Changer, Jakarta, Senin (19/4/2021). Bisnis - Fanny Kusumawardhani

Bisnis.com, JAKARTA - Lembaga riset Morgan Stanley memperkirakan laju kredit perbankan berpotensi tumbuh hingga dua digit pada tahun depan.

Ekonom Morgan Stanley Asia Limited, Deyi Tan memperkirakan tingkat pertumbuhan kredit perbankan pada 2022 akan kembali ke tingkat pertumbuhan pada 2018-2019.

“Kami memperkirakan pinjaman bank akan tumbuh sebesar 5 persen pada tahun 2021 dan 11 persen pada tahun 2022,” katanya dalam keterangan resmi, Rabu (10/11/2021).

Deyi mengatakan, kinerja perbankan hingga kuartal III/2021 mulai menunjukkan pemulihan, seiring dengan meningkatnya sentimen bisnis.

Sejalan dengan itu, ekses likuiditas pada tahun ini diperkirakan akan berkurang selama dua tahun ke depan.

Di sisi lain, margin bunga bersih [net interest margin/NIM) perbankan diperkirakan tetap stabil pada semester I/2022, dan berpotensi meningkat pada semester II/2022.

“Kami memperkirakan NIM akan tetap datar hingga semester I/2022, tetapi kami akan melihat beberapa peningkatan NIM di semester II/2022,” katanya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perbankan kredit bank morgan stanley kinerja bank
Editor : Annisa Sulistyo Rini

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top